Kabar Mojokerto
Truk Gandeng Terguling, 30 Ton Muatan Meluber di Jalan, Diberlakukan Pengalihan Arus di Trowulan
Penyebab kecelakaan ini disebabkan as roda truk gandeng di bagian belakang patah yang mengakibatkan ban kiri meletus hingga terguling
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Truk gandeng Nopol AG 9035 UK muatan pakan ternak terguling di jalan raya Nasional Surabaya-Mojokerto tepatnya di Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/12/2019).
Sebanyak 30 ton muatan pakan ternak itu meluber di tengah jalan sehingga memicu kemacetan panjang karena tidak bisa dilewati kendaraan mobil.
Penyebab kecelakaan ini disebabkan as roda truk gandeng di bagian belakang patah yang mengakibatkan ban kiri meletus hingga terguling ke arah kiri.
• Sopir Truk Diduga Mengantuk, Kecelakaan Maut Trailer di Purwodadi Pasuruan, Jalur Surabaya - Malang
• Inilah Identitas 7 Orang yang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Desa Sentul Purwodadi Pasuruan
Agustinus Bambang Prayitno (30) pengemudi truk gandeng warga Desa Serut, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar .
Ia menjelaskan saat itu truk gandeng yang dikemudikannya melaju dari arah Mojokerto menuju ke arah barat (Jombang) di lajur kanan. Tiba-tiba as roda belakang gandengan patah sehingga terguling ke sisi kiri.
"Kejadiannya tiba-tiba as roda belakang gandengan patah langsung terguling sampai muatannya tumpah ke jalan," ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (21/12).
Menurut dia, truk gandeng ini mengangkut 50 ton pakan ternak. Rinciannya masing-masing muatan pakan ternak itu seberat 20 ton di bagian depan dan 30 ton di gandengan belakang.
"Pakan ternak ini dari Krian Sidoarjo akan dikirim menuju ke Kecamatan Talun Kabupaten Blitar," ungkapnya.
Ia memperkirakan 600 karung seberat 30 ton berisi pakan ternak tumpah ke jalan raya.
Setidaknya, ada 20 karung pakan ternak yang rusak sehingga meluber ke badan jalan.
Dia dibantu warga berupaya memindahkan karung pakan ternak itu supaya tidak menganggu arus lalu lintas.
"Untuk sementara muatan yang tumpah saya titipkan di rumah warga," ucapnya.
Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Edy Widoyono menjelaskan kecelakaan truk gandeng bermuatan 50 ton pakan ternak ini berada di tengah jalan raya sehingga memicu kemacetan panjang dari dua arah Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya.
"Kurang lebih dari arah barat maupun timur sekitar dua kilometer," jelasnya.
Ia mengatakan pihaknya menduga truk gandeng yang mengangkut 50 ton pakan ternak ini melebihi muatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/truk-gandeng-terguling.jpg)