Kabar Sampang

KATANYA LAGI VIRAL, 2 Siswa dan 2 Siswi yang Mesum di Lapangan Bola di Sampang Terancam Dinikahkan

KATANYA LAGI VIRAL, 2 Siswa dan 2 Siswi yang Mesum di Lapangan Bola di Sampang Madura Terancam Dinikahkan

Editor: eko darmoko
IST
Video viral di media sosial dua pasang kekasih mesum di tempat umum di Sampang, Madura. 

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Satpol PP Sampang, Madura, akan melakukan pemanggilan terhadap dua siswa dan dua siswi yang ketahuan berbuat mesum di tempat umum.

Video dua pasangan pelajar yang berbuat mesum itu kemudian beredar via grup WhatsApp (WA) dan viral di media sosial.

Dalam video itu, muda-mudi tersebut melakukan adegan mesum di area Lapangan Sepakbola Wijaya Kusuma, Sampang.

Suharto bagian Penyidik Satpol PP Sampang, mengatakan bahwa pihaknya kemarin sudah melakukan penelusuran identitas muda-mudi tersebut, dengan mendatangi beberapa sekolah di Sampang.

"Awalnya saya dengan bagian penindakan mendatangi Sekolah SMK Negeri 1 Sampang untuk bertanya kepada guru di sana.

"Namun setelah ditelusuri oleh guru tersebut ternyata mereka tidak bersekolah di SMK Negeri 1 Sampang, melainkan bersekolah di SMK Negeri 2 Sampang," ujar Suharto kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (7/1/2020).

Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya akan mendatangi sekolah tersebut untuk melakukan pemanggilan terhadap muda-mudi yang beradegan tidak senonoh di dalam video yang viral.

"Kami sudah mengantongi salah satu dari mereka, begitu pun dengan gurunya," ucap Suharto.

"Untuk pemanggilannya akan kami lakukan besok, sebab hari ini kami ada jadwal patroli," imbuhnya.

Sedangkan dalam penindakan nantinya, ia mengaku tidak bisa memastikan apakah akan dinikahkan atau diberhentikan dari sekolah.

Sebab, hal itu akan diselesaikan melalui kesepakatan yang dilakukan oleh pihak keluarga dan sekolah.

"Hasilnya nanti secara kekeluargaan, kami hanya melakukan pengamanan," tuturnya.

Durasi 29 Detik

Tersebar video mesum dan viral di media sosial serta jejaring chat WhatsApp pasangan muda-mudi di Kabupaten Sampang, Madura, berpelukan dan berciuma di tempat umum.

Video berdurasi pendek, 29 detik, tersebut menayangkan dua pasangan muda-mudi sedang nongkrong pada siang hari di area Lapangan Wijaya Kusuma, Sampang.

Muda mudi itu di antaranya dua orang laki-laki dan dua perempuan yang duduk secara berpasangan.

Namun, salah satu pasangan muda-mudi itu tampak berciuman dan berpelukan, sedangkan satu pasangan lainnya hanya merangkul.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik membenarkan jika peristiwa memalukan itu terjadi di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

“Saya baru tahu tadi pagi setelah melihat video itu di salah satu grup WA, dan banyak orang saat ini yang membicarakannya,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (6/1/2020).

Mengetahui peristiwa itu, pihaknya akan memberikan tenaga pengamanan di wilayah Lapangan Wijaya Kusuma Sampang melalui koordinasi dengan Satpol PP Sampang.

“Kami akan mengirim surat kepada Satpol PP, bertujuan agar tidak terjadi kembali peristiwa tersebut,” ucap Ainur Rofik.

Lebih lanjut, pihaknya juga berencana untuk memberikan CCTV agar terdapat pengawasan lebih ketat.

“Rencananya ada pemasangan CCTV namun harus menunggu anggara dana, karena pengadaan itu perlu dana cukup besar, lalu gambaran yang matang,” pungkasnya. (Hanggara Pratama)

Pasangan Mesum di Balik Tirai Rumah Sakit

Belum lama ini viral video pasangan mesum di balik tirai rumah sakit di ruang IGD. 

Apesnya, aksi tak senonoh pasangan itu direkam oleh orang lain yang juga ada di ruang tersebut secara candid dan diam-diam. 

Padahal diketahui infus masih terpasang di tangan pasangan pria yang terlihat sedang sakit dan mendapat perawatan. 

Dari video yang beredar viral di media sosial, tampak sepasang remaja itu berhubungan intim di tempat tidur pasien.

Dari rekaman itu, terlihat pula pelaku laki-laki masih menggunakan infus namun melakukan tindakan sesonoh itu.

Di detik terakhir, pelaku wanita tampak sempat menoleh ke arah kamera.

Melihat hal tersebut, perekam video langsung menarik kameranya.

Dari keterangan lokasi video yang beredar tertulis ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Sanjiwan Gianyar, Bali.

Terkait dugaan lokasi rumah sakit tersebut, pihak RS Sanjiwan Gianyar pun akhirnya buka suara.

Secara tegas, pihaknya membantah bahwa video asusila yang beredar tersebut terjadi di RS Sanjiwan Gianyar.

Bantahan tersebut ditegaskan oleh Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar, Ia Komang Upeksa dalam keterangannya.

"Melihat dari tirainya saja, sudah bisa dipastikan bukan RSUD Sanjiwani, kami tidak ada menggunakan yang seperti itu. Ini bisa diperiksa langsung ke rumah sakit," ujar Ida, Jumat (26/4/2019).

Diketahui, video viral yang beredar tersebut menunjukkan latar belakang sebuah horden atau tirai berwarna biru dengan lis putih, yang menjadi sekat antar tempat tidur pasien.

Terkait video asusila yang mengatasnamakan RS Sanjiwani Gianyar, nama baik rumah sakit sudah sangat tercoreng.

Ia lantas berkoordinasi dengan Dinas Inkom Gianyar untuk menelusuri kebenaran video asusila itu.

"Kami tegaskan, video itu tidak benar dilakukan di RS Sanjiwani. Kami bersama Inkom tengah menelusuri video tersebut. Sebab ini tak hanya mencoreng nama baik Sanjiwani, tetapi juga Pemkab Gianyar, dan masyarakat Gianyar," tegas Ida.

Sementara itu, Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo terus mendalami beredarnya video tersebut.

"Kita masih dalami terkait video itu. Di mana lokasi dan siapa yang ada di dalam video," ungkap Priyanto, Jumat (26/4/2019).

Sampai saat ini, belum ada laporan atau aduan terkait beredarnya video tersebut.

"Kita juga belum lakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Masih kita kumpulkan informasi-informasi terkait itu. Belum ada laporan juga ke kita pihak yang dirugikan atau semacamnya," tutur AKBP Priyanto. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved