Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Monumen Hanandjoeddin Bakal Dibangun di Tumpang Kabupaten Malang 

Hanandjoeddin turut berkontribusi berjuang untuk pertahankan kemerdaakaan Indonesia dari serangan Belanda pada tahun 1945-1949.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerima kunjungan Bupati Belitung, Sahani Saleh bersama jajaran di Pendapa Peringgitan, Pemkab Malang, Selasa (7/1/2020). Pertemuan ini juga membahas rencana pendirian monumen pahlawan di Tumpang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerima kunjungan Bupati Belitung, Sahani Saleh bersama jajaran di Pendapa Peringgitan, Pemkab Malang, Selasa (7/1/2020). 

Dua kepala daerah tersebut membahas usulan legenda Angkatan Udara RI, H AS Hanandjoeddin, menjadi pahlawan nasional.

Selain itu, usulan yang dibahas adalah pembuatan patung monumen Hanandjoeddin di Kabupaten Malang.

Rencananya bakal dibangun di Kecamatan Tumpang.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menyambut baik usulan itu.

Menurutnya, monumen tersebut sebaiknya dibangun di daerah Lanud Abdul Rahman Saleh.

"Beliau (Hanandjoeddin) dari sejarahnya tadi ada sangkut pautnya dengan Abd. Saleh. Tapi kalau di area lain ya gak papa. Tapi patungnya menurut saya lebih baik di dalam lanud abd. Saleh," ujar Sanusi.

Sanusi menuturkan, Pemkab Malang akan membantu penyediaan lahan.

"Untuk monumen paling 2x3 meter kami yang tanggung," ujar pria yang pernah menjadi guru bahasa inggris itu.

Sementara itu, Bupati Belitung, Sahani Saleh menjelaskan, salah satu prasyarat penetapan Hanandjoeddin sebagai pahlawan nasional yakni pembangunan monumen.

Monumen itu sebagai representasi perjuangan Hanandjoeddin. 

Dahulu pertempurannya berada di daerah Pakis dan Tumpang.

Oleh karena itu, ada usulan  agar pembangunan monumen tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Tumpang.

Sahani ingin hubungan kerjasama antara Pemkab Belitung dengan Pemkab Malang berlangsugn baik.

"Kami jalin hubungan baik untuk kepentingan bisnis dan wisata termasuk kaitannya sister city dengan sejarah," ujar Sahani.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved