Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Mengenal Pemilik Hamparan Rintik, Fikrah Ryanda Syaputra Sang Pemenang Program CiptaNyata

Fikrah Ryanda Syaputra menjadi pemenang program CiptaNyata kategori fashion yang digagas Staff Khusus Presiden, Adamas Belva Syah Devara.

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Pemilik Hamparan Rintik, Fikrah Ryanda Syaputra 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Fikrah Ryanda Syaputra menjadi pemenang program CiptaNyata kategori fashion yang digagas Staff Khusus Presiden, Adamas Belva Syah Devara.

Pemuda asal Kota Malang ini merupakan pemilik UMKM Hamparan Rintik

Fikrah mengaku awalnya tidak mempunyai keinginan untuk mengikuti program tersebut.

Awalnya Fikrah dan temannya mengobrol mengenai resolusi Hamparan Rintik di tahun 2020.

Resolusi yang akan mereka jalankan adalah membuat akun YouTube dan video company profile.

Tapi, syarat mengikuti program CiptaNyata adalah membuat video yang diunggah di YouTube dan instagram, juga mengirim satu dokumen proposal bisnis.

Akhirnya Fikrah mengikuti program dari staff khusus Presiden tersebut.

“Kebetulan Hamparan Rintik masih belum mempunyai akun Youtube dan company profile yang bagus.”

“Akhirnya kami memutuskan ikut program tersebut sekaligus agar ada motivasi bikin itu.”

“Sebenarnya kami tetap akan membikin video-video itu walaupun tidak ada program ini,” jelas Fikrah kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/1/2020).

Dilansir dari akun Instagram Belva Devara (@belvadevara) ia menyebutkan bahwa memilih Hamparan Rintik menjadi salah satu pemenang karena UMKM tersebut melakukan proses produksi end-to-end dari awal sampai akhir, memegang prinsip zero waste hingga memanusiakan pengrajin.

Menanggapi hal tersebut, Fikrah mengatakan bahwa apa yang ia tonjolkan dalam mengikuti program CiptaNyata sebenarnya adalah hal-hal yang telah ia lakukan Sehari-hari sejak tahun 2017.

“Contohnya adalah seperti kita tidak pernah membuang kain terlalu banyak, sehingga kita tidak memanfaatkan perca tetapi mencegah percanya sebelum itu ada, jadi dalam membuat sebuah produk kita pikirkan matang-matang,” kata pria berusia 24 tahun itu.

Selanjutnya Fikrah juga mengakui bahwa sejak tahun 2018 Hamparan Rintik sudah menggunakan pewarna alami, selain itu Fikrah juga banyak menjalin mitra dengan pengrajin lain.

“Ini semua prosesnya panjang, dan saya dengan tidak mempunyai  background desainer, modal juga terbatas jadi saya tidak mungkin membayar orang akhirnya saya menjalin banyak mitra dengan pengrajin lain,” kata dia.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved