Kabar Surabaya

113 Perusahaan di Jatim Ajukan Penangguhan UMK 2020

Sebanyak 113 perusahaan di Jatim mengajukan penangguhan menggaji tenaga kerjanya sesuai Pergub Jatim terkait UMK 2020.

113 Perusahaan di Jatim Ajukan Penangguhan UMK 2020
IST
UMK 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 113 perusahaan di Jawa Timur (Jatim) mengajukan penangguhan menggaji tenaga kerjanya sesuai Pergub Jatim terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020.

113 perusahaan tersebut menyatakan tidak mampu memberi UMK sesuai ketentuan dengan alasan tidak mampu secara finansial. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan 113 perusahaan tersebut mayoritas adalah industri alas kaki.

“Ada 24 perusahaan atau industri di Surabaya yang mengajukan penanggihan.”

“Kalau di Sidoarjo ada 24 industri, di Gresik ada 9  industri, di Pasuruan ada 29 industri, dan Mojokerto ada tujuh industri,” kata Himawan kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (11/1/2020).

Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur akan memeriksa perusahaan yang mengajukan penangguhan tersebut dalam pekan ini.

“Kami akan melihat keabsahan bukti audit keuangannya, dan kesepakatan dengan pekerjanya bagaimana. Jadi tidak langsung kami setujui,” tegas Himawan.

Mayoritas perusahaan yang mengajukan penangguhan itu beralasan tidak mampu memberi gaji sesuai aturan.

Pemerintah akan membolehkan jika itu menyangkut keberlangsungan perusahaan dan juga kesepakatan dengan para pekerja di industri tersebut.

Dalam pengajuan penangguhan ini, perusahaan boleh membayar gaji meskipun tidak sesuai UMK.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved