Kabar Gresik
Pamit ke Rumah Teman, Pemuda 22 Tahun Malah Melompat dari Atas Jembatan Sembayat, Gresik
Fuad bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Sembayat, Gresik, Minggu (12/1/2020) pukul 17.25 WIB.
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Mohammad Fuad Thoifi Ihsan (22) bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Sembayat, Gresik, Minggu (12/1/2020) pukul 17.25 WIB.
Pria asal Desa Abir-abir RT 05/RW 03, Kecamatan Bungah ini meninggalkan motor Honda Supra nopol W 6853 MH di sekitar lokasi bunuh diri.
Sebelum bunuh diri, korban pamit ingin ke rumah temannya.
“Dia pamit ke rumah teman pada pukul 16.30 WIB,” ujar Zainul (52), ayah korban kepada SURYAMALANG.COM.
Saat itu tidak mengizinkan putra bungsunya itu pergi meninggalkan rumah.
Tapi, korban tetap pergi meninggalkan rumah.
Saat bunuh diri, korban mengenakan sarung dan pakaian rwarna merah.
Saat Fuad melompat di atas Jembatan Sembayat, seorang pengendara mobil Avanza langsung berhenti.
Pengendara mobil itu langsung teriak minta tolong.
Korban sempat terlihat tiga kali, kemudian tenggelam.
Sebelum bunuh diri, Fuad sempat mendalami ilmu agama di pondok pesantren.
Paman korban, Mashuda mengira keponakannya itu nekat bunuh diri.
Selama ini korban dikenal pendiam dan sering berada di dalam rumah.
“Dia di pondok pesantren sudah tiga hari ini. Dia lebih sering diam. Menurut saya, itu agak aneh,” kata Mashuda.
Mashuda mengungkapkan selama ini korban belum mendapat pekerjaan.
Korban sudah mengirim sejumlah lamaran pekerjaan, tapi tidak kunjung mendapat panggilan.
Akhirnya korban lebih sering menghabiskan waktu di pondok pesantren.(Willy Abraham)