Malang Raya

PDAM Kota Malang Minta Bantuan PDAM Lain di Jawa Timur, Droping Air ke Warga

Beberapa PDAM yang dilibatkan untuk mengatasi krisis air bersih di antaranya adalah Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Madiun & Ponorogo

SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Dropping air bersih di Perumahan BTU, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (15/1/2020) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Perusahaan Umum (Perum) Tugu Tirta yang menanangani pengelolaan air di Kota Malang meminta bantuan PDAM di Jawa Timur untuk mengatasi krisis air bersih.

Ratusan warga Kota Malang menjadi korban atas bocornya pipa transmisi Perum Tugu Tirta di Jalan Raya Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Pengawas pengerjaan Perum Tugu Tirta Lufi Herdono mengatakan ada beberapa PDAM yang dilibatkan untuk mengatasi krisis air bersih.

Daerah itu di antaranya adalah Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Madiun dan Ponorogo.

“Kami mendapat bantuan mobil tangki dari beberapa daerah. Jumlahnya sekitar 15 sampai 20 mobil,” kata Lufi ketika dropping air bersih di Perumahan BTU, Rabu (15/1/2020).

Ia mengatakan dropping air bersih di kawasan terdampak akan dilakukan secara bergilir dengan waktu minimal tiga jam. Warga, katanya, boleh mengambil air sesuai kebutuhan.

“Warga boleh mengambil sebanyak mungkin. Tidak akan dibatasi,” ujarnya.

Lufi menegaskan dropping air bersih bakal dilakukan hingga saluran air kembali normal.

Hingga kini, Perum Tugu Tirta masih berupaya memperbaiki pipa transmisi yang bocor.

“Sampai benar-benar normal baru droppingnya selesai,” katanya.

Krisis air bersih sudah terjadi sejak 10 Januari 2020.

Warga pun mengeluh aktivitas rumah tangganya terganggu akibat peristiwa ini.

“Saya menimba air ke sumur yang disediakan perumahan. Jaraknya 20 meter,” ujar warga Perumahan BTU, Avirista M.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved