Tekno

Tahun 2020 Pakai WhatsApp Harus Bayar? Intip 7 Fakta di Baliknya & Langganan Rp 14 Ribu per Tahun

Tahun 2020 pakai WhatsApp harus bayar? intip 7 fakta di baliknya, termasuk langganan Rp 14 ribu per tahun.

Tahun 2020 Pakai WhatsApp Harus Bayar? Intip 7 Fakta di Baliknya & Langganan Rp 14 Ribu per Tahun
SURYAMALANG.COM/kolase Tribunnews.com
Tahun 2020 Pakai WhatsApp Harus Bayar? Intip 7 Fakta di Baliknya & Langganan Rp 14 Ribu per tahun 

Kala itu, pengulas aplikasi Matt Navara sempat membocorkan di jejaring sosial Twitter Facebook memang berencana untuk menyisipkan iklan di WhatsApp Status pada 2020 sebagai upaya monetisasi platform.

Nantinya, di sisi bawah akan muncul ikon "swipe-up" mirip di Instagram Stories yang akan megarahkan ke situs pengiklan.

Nama perusahaan yang beriklan akan muncul di WhatsApp Status, seperti halnya nama kontak.

3. Teknis Penyisipan Iklan 

WhatsApp from Facebook
WhatsApp from Facebook (IST )

Matt juga menguak Facebook menyiapkan alternatif cara menyisipkan iklan lainnya, seperti menempatkan iklan di tengah beranda percakapan, hingga format "chat" baru yang mampu menampilkan katalog produk.

Kendati demikian, belum ada update dari informasi soal rencana tersebut, hingga berita ini ditayangkan.

Kabar terbaru yang muncul justru menyebut Facebook bakal membatalkan rencana menyusupkan iklan di WhatsApp.

4. Batal Disisipi iklan?

Cara Call Waiting WhatsApp, Bisa Tetap Terima Panggilan Meski Berada di Panggilan Lain, Update Dulu
Cara Call Waiting WhatsApp (Kompas.com)

Pada Jumat (17/1/2020), sumber yang dekat dengan permasalahan ini justru mengabarkan tim yang menangani monetisasi WhatsApp via iklan sudah dibubarkan oleh Facebook.

Bahkan, kode hasil kerja tim tersebut kabarnya juga telah dihapus dari kode keseluruhan WhatsApp.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved