Arema Malang

Arema FC Ambil Risiko Kontrak Pemain Tanpa Tes Kesehatan, Siap Biayai Pengobatan

Tim berburu pemain berdasarkan kemampuan si pemain dan kebutuhan tim serta kadang tak melihat riwayat cedera atau sakit yang dialami pemain.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
PEMUSATAN LATIHAN - Oh In Kyun berusaha mengecoh bola Utam Rusdiana dalam pemusatan latihan Arema FC di Lapangan Kusuma Agrowisata Kota Batu, Senin (20/1/2020). Pemusatan latihan yang digelar hingga 25 Januari 2020 untuk membangun chemistry tim Arema FC. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dalam merekrut pemain baru nampaknya soal tes kesehatan bukan menjadi hal yang paling penting.

Karena melihat perjalanannya, tes kesehatan hanya dianggap sebagai pelengkap administrasi pendaftaran saja.

Hal ini dapat dilihat dari proses rekrutmen pemain di awal musim seperti ini.

Arema FC Akan Gelar Pertandingan Uji Coba di Kota Batu, Jajal Kemampuan Pemain Seleksi

Timnas U-19 Indonesia Akan TC Keliling Dunia, Setelah dari Thailand Berikutnya ke Jepang dan Jerman

Update Bursa Transfer Liga 1 2020 di Arema FC – Aremania Munculkan Nama Kurnia Meiga

Tim berburu pemain berdasarkan kemampuan si pemain dan kebutuhan tim serta kadang tak melihat riwayat cedera atau sakit yang dialami pemain.

Sehingga resikonya, ketika sudah dikontrak pemain baru akan menjalani tes kesehatan dan baru akan diketahui cedera atau sakit yang diderita.

Padahal mengetahui kesehatan para pemain menjadi hal yang penting, apalagi pemain sepak bola tak lepas dari cedera.

Terkait hal ini manajemen Arema FC mengakui jika hingga kini para pemain belum menjalani tes kesehatan dan memang tes baru akan dilakukan setelah pemain menandatangani kontrak.

Sehingga apabila terbukti mengalami cedera atau sakit, mau tak mau manajemen harus mengobati cedera atau sakit pemain tersebut.

"Tes kesehatan nunggu rekomendasi pelatih. Biasanya mendekati pendaftaran tim, untuk melengkapi kelengkapan pendaftaran," kata Sudarmaji Media Officer Arema FC pada Surya, Senin (20/1/2020).

"Kalau kedapatan cedera atau sakit ya diobati dan dipulihkan," tambahnya.

Sementara itu Dokter tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi pada SURYAMALANG.COMmengungkapkan jika memang kondisi ini tidak hanya terjadi pada musim ini saja.

Jadi apabila memang ketika merekrut pemain dan pemain tersebut ternyata tengah dalam kondisi cedera atau sakit, sudah menjadi tugasnya untuk menyembuhkan si pemain tersebut, sekalipun cedera atau sakit didapat dari tim sebelum ke Arema FC.

"Sebetulnya untuk tes medical check up itu memang wajib dilakukan karena itu regulasi PSSI, baik lokal maupun asing. Tapi masalahnya memang selalu pemain yang menjalani tes dan datang ke kami itu sudah berstatus dikontrak, jadi tugas kami ketika mendapati pemain tersebut cedera atau sakit, ya harus segera kami obati dan sembuhkan," terang Nanang Tri Wahyudi.

Saat ini dari total 25 pemain yang dimiliki Arema FC, masih ada satu pemain yang belum dapat bergabung dengan tim. Pemain tersebut ialah Dedik Setiawan striker asli Malang yang baru menjalani operasi Ligamen musim lalu.

"Kalau sampai dengan saat ini Dedik masih proses penguatan. Masih ngegym untuk penguatan. Dia sudah lepas tongkat dan sudah bisa jalan normal," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved