Malang Raya

Schruncies, Item Fashion Tahun 90 an yang Kembali Jadi Tren di Kota Malang

Penjual scruncies yang ditemui suryamalang.com di Malang Town Square (Matos)dapat menjual sekitar 50 buah schruncies dalam sehari.

Schruncies, Item Fashion Tahun 90 an yang Kembali Jadi Tren di Kota Malang
Kolase - SURYAMALANG.COM/Bella Ayu Kurnia Putri - gentesinaloa.com
Schruncies kembali banyak digunakan 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Schruncies atau aksesoris rambut yang sempat menjadi tren di tahun 90 an, kini kembali menjadi tren lagi dan tren tersebut mulai merambah anak muda di kota Malang.

Scrunchies mulai menjadi tren di Kota Malang sejak pertengahan tahun lalu.

Afi, salah satu penjual scruncies yang ditemui suryamalang.com di Malang Town Square (Matos) jalan veteran, kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (21/1/2020) mengaku dapat menjual sekitar 50 buah schruncies dalam sehari.

Arema FC Incar Striker & Second Striker dan Bek Asing dari Amerika Latin, Masih Tahap Verifikasi

Pernikahan 12 Hari di Malang Viral di Twitter, Ini Pengakuan Lengkap Si Wanita soal Pengalaman Itu

BREAKING NEWS : ZA Hanya Dituntut 1 Tahun Pembinaan Untuk Pasal Penganiayaan

“Biasanya dalam sehari bisa menjual hingga 50 buah schruncies,” jelasnya.

Schruncies buatan Afi terbuat dari bahan kain ceruti, namun menurutnya Scruncies bisa juga dibuat dari bahan kain yang lain seperti sutra dan juga katun.

Schruncies biasanya dipakai untuk mengikat rambut, namun seiring dengan perkembangan zaman saat ini scrunchie juga sering dipakai wanita berhijab agar dapat menimbulkan volume di hijabnya.

“Kalau untuk wanita berhijab yang memakai schruncies ini karena mereka butuh agar hijabnya mempunyai volume, jadi biar seperti ada kondenya,” kata Afi.

Selanjutnya, salah satu pemakai Schruncies yaitu Tika Miftakhul mengatakan bahwa ia lebih memilih menggunakan schruncies untuk menimbulkan efek cepol pada hijabnya dikarenakan schruncies tidak membuatnya pusing.

“Schruncies ini kan sudah terlihat besar ya, jadi kalau dipakai untuk hijab tidak usah banyak ikatan di rambut sudah kelihatan cepolnya, soalnya kalau terlalu banyak lilitan di rambut juga terkadang membuat pusing,” kata dia.

Selain Tika, salah satu siswa SMA di Kota Malang, Dianita Ayu mengaku bahwa schruncies juga bisa membuatnya lebih stylish.

“Schruncies ini fungsinya bisa bermacam - macam, kalau saya memakainya memang untuk mengikat rambut, tetapi juga kadang saya gunakan sebagai gelang jadi lebih fungsional,” tuturnya 

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved