Breaking News

Batu Untuk Ganjal Pintu Laku Rp 1,5 Miliar, Pemilik Rumah Tak Sadar Barang Itu Bukan Benda Biasa

Batu untuk ganjal pintu laku Rp 1,5 miliar, pemilik rumah tak sadar barang itu bukan benda biasa.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/kolase reerepublic.com
Batu Untuk Ganjal Pintu Laku Rp 1,5 Miliar 

SURYAMALANG.COM - Batu untuk ganjal pintu laku Rp 1,5 miliar setelah pemilik rumah menyadari fakta tentang benda tersebut. 

Benda yang ternyata berasal dari luar angkasa atau batu meteor tersebut sudah disimpan pemiliknya selama 30 tahun. 

Alhasil kini pemilik batu tersebut bisa tertawa lebar setelah mengetahui batu tersebut bernilai miliaran.

Semua berawal saat pria pemilik batu yang tidak ingin disebutkan namanya mendatangi Mona Sirbescu, seorang profesor dan ahli geologi Universitas Central Michigan, Amerika Serikat. 

Pintu Rumahnya Agak Rusak, Pria Gunakan Batu Untuk Sebagai Pengganjal, Ternyata Bukan Dari Bumi Dan Dihargai Rp 1,5 Miliar
Pintu Rumahnya Agak Rusak, Pria Gunakan Batu Untuk Sebagai Pengganjal, Ternyata Bukan Dari Bumi Dan Dihargai Rp 1,5 Miliar (Kolase freerepublic.com/newsweek)

Dia meminta profesor tersebut untuk memastikan kecurigaannya terhadap batu tersebut yang dia kira adalah meteor.

"Batu itu adalah jenis yang paling berharga yang pernah saya pegang sumur hidup. Berharga secara ekonomi dan sains," kata Mona Sirbescu seperti dikutip dari newsweek.

Mona Sirbescu adalah seorang profesor geokimia bersuhu tinggi, mineralogi, dan petrologi eksperimental.

Tahun 1988, pria yang berasal dari Grand Rapids, Michigan barat, Amerika Serikat itu membeli sebuah lahan pertanian di Edmore.

Lahan pertanian tersebut berjarak sekitar 30 mil barat daya Mount Pleasant.

Pria tersebut mendapatkan meteorit yang akhirnya menjadi ganjal pintu rumah tersebut atas kesepakatan dari seorang penjual properti.

Penjual properti tersebut melihat ada meteor yang jatuh dari langit bersama ayahnya.

Meteor tersebut jatuh ke tanah di suatu malam tahun 1930-an.

"Meteor itu mengeluarkan suara yang keras saat menyentuh tanah," kata penjual properti.

Pagi harinya, mereka menemukan meteorit itu masih hangat di dalam sebuah kawah.

Beberapa tahun kemudian, pria tersebut berpindah ke lahan pertanian yang lain tapi tetap menyimpan batu misterius tersebut (meteor).

Halaman
1234
Sumber: Suar.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved