Kabar Blitar

Anak Sapi Berkepala Tak Biasa Gegerkan Warga Blitar, Diprediksi Tak Bisa Hidup Lama

Anak sapi berkepala tak biasa lahir di Dusun Pacuh, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Kamis (6/2/2020).

Anak Sapi Berkepala Tak Biasa Gegerkan Warga Blitar, Diprediksi Tak Bisa Hidup Lama
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Anak sapi berkepala tak biasa lahir di Dusun Pacuh, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Kamis (6/2/2020). 

“Saya tidak punya firasat apa-apa. Hanya saja, proses kelahirannya lebih cepat.”

“Normalnya 10 bulan. Tapi, sapi ini baru sembilan bulan delapan hari, sudah lahir,” ujarnya.

Bentuk bagian tubuh anak sapi itu terlihat normal, mulai dari kaki sampai leher.

Tetapi, di bagian kepala bentuknya berbeda.

Kepala anak sapi terlihat lebih besar seperti bercabang.

Anak sapi itu memiliki dua mulut dan dua pasang mata.

Doker hewan Dinas Peternakan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin mengatakan fenomena anak sapi berkepala satu tapi memiliki dua pasang mata dan dua mulut itu bisa saja terjadi karena ada kelainan genetik.

Menurutnya, sel telur yang harusnya memisah, tapi tidak bisa berpisah secara sempurna.

Seharusnya, anak sapi itu kembar tapi tidak bisa berpisah secara sempurna atau disebut kembar siam.

“Itu (anak sapi) kemungkinan tidak bisa hidup lama. Karena anak sapi itu akan kesulitan mengunyah makanan,” kata Nanang.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved