Suami di Pasuruan Jual Istri

Tak Hanya Jual Istri ke Teman, Pria Pasuruan Ini Juga Rekam Adegan Ranjang Sang Istri

Setiyawan (28) tidak hanya menjual istrinya kepada teman-temannya di Pasuruan.

SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Setiyawan (28) tidak hanya menjual istrinya kepada teman-temannya di Pasuruan. Setiyawan juga merekam adegan ranjang yang dilakukan istrinya. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Setiyawan (28) tidak hanya menjual istrinya kepada teman-temannya di Pasuruan.

Suami jual istri asal Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan ini juga merekam adegan ranjang yang dilakukan korban berinisial F.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Donny Alexander mengatakan penyidik menemukan video berhubungan badan korban dengan teman tersangka.

Menurutnya, tersangka sengaja merekam istrinya saat melayani temannya.

“Tersangka menggunakan video itu untuk bukti kepada teman lainnya bahwa istrinya bisa diajak berhubungan badan.”

“Kami sedang mendalami masalah ini,” kata Donny kepada SURYAMALANG.COM, Senin (10/2/2020).

Dia menerangkan tersangka sudah menghapus video asli rekaman tersebut.

Namun, penyidik sudah mendapat video bukti rekaman itu.

Temuan ini akan menjadi acuan penyidik untuk menelusuri dugaan penyebaran video asusila.

“Tersangka mengaku sudah merekam istrinya saat berhubungan badan dengan temannya. Alasannya memang untuk itu.”

“Jadi, saat istrinya dijual, tersangka ada di sana. Bahkan tersangka melihat istrinya berhubungan badan dengan temannya,” papar dia.

Setiyawan (28) tega menjual istrinya berinisial F ke temannya karena alasan ekonomi, dan mencari sensasi.

Suami jual istri asal Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu menjual korban dengan tarif sebesar Rp 50.000.

“Jadi, setiap korban melayani, tersangka akan mendapat imbalan maksimal Rp 50.000,” kata AKBP Donny Alexander.

Donny menerangkan ada empat teman tersangka yang sudah berhubungan badan dengan korban.

Setiap teman tersangka bisa berhubungan badan dengan korban antara dua sampai lima kali.

“Kami sudah minta keterangan kepada empat teman tersangka. Mereka mengakui sudah berhubungan badan dengan korban lebih dari satu kali,” jelas dia.

Selain faktor ekonomi, tersangka ingin memberi sensasi kepada istrinya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku selama ini istrinya merasa tidak puas ketika berhubungan badan dengan tersangka.

“Dengan berhubungan badan bersama teman tersangka, diharap korban bisa merasakan perbedaan dan bisa membandingkan saat berhubungan badan dengannya,” tambah dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved