Kekerasan di SMP Negeri Kota Malang

BREAKING NEWS : Polisi Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Perundungan atau Kekerasan Pada MS

Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kedua tersangka merupakan pelajar di SMPN 16.

BREAKING NEWS : Polisi Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Perundungan atau Kekerasan Pada MS
Kolase - TRIBUN JATIM/Kukuh Kurniawan
Korban MS dan ibunya dan Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat melakukan konferensi pers ungkap kasus perundungan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Polresta Malang Kota akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus perundungan yang menimpa MS (13).

Ada 2 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perundungan atau kekerasan yang diduga menyebabkan jari tangan MS harus diamputasi.

Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kedua tersangka merupakan pelajar di SMPN 16.

Jenis Kelamin Pasangan Lucinta Luna Terbongkar saat Insiden Penangkapan Kasus Dugaan Narkoba

Happy Asmara Anti Gengsi Meski Sudah Jadi Pedangdut Top, Tak Malu Ngarit Cari Rumput

Arema FC Menang 2-0 Atas Sabah FA, Duet Jonathan Bauman dan Elias Alderete Belum Membuahkan Gol

"Untuk tersangka WS merupakan pelajar kelas 8 sedangkan tersangka RK pelajar kelas 7," kata Leonardus, Selasa (11/2/2020).

Para tersangka ini keduanya ikut terlibat langsung dalam kejadian perundungan pada MS. 

"Jadi tersangka ikut memegang korban lalu menjatuhkannya," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, para tersangka terancam pasal 80 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara selama lima tahun.

"Namun kita tidak melakukan penahanan kepada tersangka. Dan tersangka sendiri masih tetap dapat bersekolah. Meski begitu tersangka tetap dilakukan pendampingan baik dari P2TP2A dan Dinsos Kota Malang," tambah Leonardus.

Ia  juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap kasus perundungan atau kekerasan di sekolah ini

"Karena dimungkinkan masih ada tersangka lainnya. Dan kita tetap berkomitmen untuk terus melakukan penyidikan hingga jelas seluruhnya," tandasnya.

Hingga saat ini Polresta Malang Kota telah memeriksa sebanyak 23 saksi dalam kasus perundungan.

"Saksi yang telah kita periksa adalah dari pihak pelapor, keluarga korban, Disdikbud Kota Malang, pihak sekolah, dokter yang merawat korban, dan siswa sebanyak 10 anak. Dan dari hasil penyidikan para saksi dan hasil visum, kita tetapkan dua tersangka yaitu WS dan RK," ujar Kapolresta.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved