Piala Gubernur Jatim

Kelemahan Singo Edan Jelang Laga Persebaya Vs Arema FC

Singo Edan masih memiliki kelemahan jelang laga Persebaya vs Arema FC di Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, Selasa (18/2/2020).

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
M Rafli dan Bagas Adi Nugroho saat latihan bersama pelatih fisik Arema FC, Marcoz Gonzales, Minggu (9/2/2020) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Singo Edan masih memiliki kelemahan jelang laga Persebaya vs Arema FC di  Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, Selasa (18/2/2020).

Secara umum, penampilan Arema FC sangat memuaskan selama melakoni Grup B Piala Gubernur Jatim 2020.

Kolaborasi Elias Alderete, Jonathan Bauman, dan Kushedya Yudo di lini depan Arema FC sudah mulai padu.

Lini tengah Singo Edan juga sudah mulai kuat.

Tapi, duet Bagas Adi Nugroho dan Nur Diansyah di barisan belakang masih sering terjadi miskomunikasi.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto menilai hal itu normal terjadi.

Menurutnya, Bagas dan Nur Diansyah merupakan pasangan duet baru.

“Saya melihat komunikasi mereka masih agak canggung. Ini harus lebih ditingkatkan lagi,” kata Charis Yulianto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (17/2/2020).

Selama ini Bagas dan Nur Diansyah belum pernah bermain bersama.

Bagas bermain bersmaa Bhayangkara FC pada musim lalu.

Sedangkan Nur Diansyah bermain di Borneo FC.

Untuk mempercepat chemistry duet ini tidak hanya saat pertandingan.

Saat latihan pun pelatih selalu memberi intruksi pada Bagas dan Nur Diansyah.

“Saat latihan, saya selalu ingatkan mereka agar lebih banyak bicara.”

“Selain itu juga agar lebih bisa mengoordinir teman lain,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved