Kuli Asal Turen Malang Jadi Anggota TNI Pasukan Katak Gadungan, Tipu 5 Janda Termasuk Dosen Wanita

Dari pengakuan tersangka TNI Gadungan ini tidak menyebutkan pangkatnya namun mengaku sebagai anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung membeberkan barang bukti dari kejahatan yang dilakukan tersangka Kusnan Ghoibi dengan modus TNI gadungan. 

Setelah berkomunikasi intensif tersangka mengajak bertemu korban lalu melancarkan aksi kejahatannya.

"Korban dirayu tersangka akan dijadikan istri kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri, ada korban Dosen di salah satu Universitas di Surabaya," ungkapnya.

Masih kata AKBP Feby DP Hutagalung, tersangka juga memanfaatkan media sosial Tantan mencari jodoh untuk menjerat korban lainnya.

Setelah saling bertukar nomor telepon tersangka menjalin hubungan dengan korban rata-rata dengan tujuan yang sama untuk mencari jodoh.

Dari pengakuan tersangka TNI Gadungan ini tidak menyebutkan pangkatnya namun mengaku sebagai anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska).

"Jadi sudah ada lima wanita yang menjadi korban tersangka dengan modus menjadi TNI Gadungan," jelasnya.

Tersangka Kusnan Ghoibi mengaku membeli satu set atribut TNI AL meliputi jaket, sepatu bekas dan seragam loreng baru di Pasar Turi Kota Surabaya berharga Rp.700 ribu.

Duda anak satu ini mengakui sudah menipu lima wanita yang semuanya berstatus janda. Tersangka hanya melakukan persetubuhan dengan empat wanita di antaranya.

"Ya mereka (Korban, Red) saya ajak menikah mau saja begitu," ujarnya.

Tersangka mengatakan terinspirasi menjadi TNI gadungan karena bekerja sebagai kuli bangunan di Lantamal V Surabaya.

Dia terobsesi berinisiatif membeli atribut TNI untuk sarana perkenalan dengan wanita.

Korban TS tidak curiga lantaran seringkali mengantarkannya ke Lantamal V Surabaya.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 362, Pasal 372 dan Pasal 378 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved