Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Berita Batu Hari Ini

Potensi Alam Harus Jadi Unggulan daripada Wisata Artificial di Kota Batu

Mengacu pada visi dan misi kepala daerah Kota Batu, maka sudah seyogianya potensi alam di Kota Batu harus diperhatikan dengan baik.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Dua wisatawan dari Kabupaten Sidoarjo mengunjungi ladang bunga matahari di Desa Pandanrejo. Ladang matahari merupakan salah satu potensi alam yang menjadi tujuan favorit wisatawan. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Konsep Desa Wisata yang selama ini digagas oleh Pemkot Batu diharapkan betul-betul bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Pimpinan DPRD Batu Nurochman mengatakan, alam yang ada di Kota Batu merupakan potensi unggulan untuk menarik minat wisatawan, terutama wisatawan dari mancanegara.

“Apalagi keinginan wali kota dan wakilnya itu pemberdayaan. Termasuk ada wisata internasional. Nah, karakteristiknya ya alam kita ini. Kalau wisata artificial, di negara mereka sudah lebih baik. Maka desa wisata, potensi alam itu harus menjadi unggulan di kebijakkan pemerintah daerah,” ujar Nurochman saat menghadiri RPJMD di Balaikota Among Tani, Senin (24/2/2020).

Guru Wajib Ikut Asesmen Kompetensi Minimal, Saat Siswa SMA Jalani Gladi Resik UNBK & AKM

Siapa yang Berhak Atas Abduh Lestaluhu, Persebaya Atau Persikabo? Ditentukan Mediasi PT LIB dan PSSI

Perilaku Sederhana Nia Ramadhani Bikin Ardi Bakrie Senang, Padahal Cuma Modal Telur dan Mangkok

Mengacu pada visi dan misi kepala daerah Kota Batu, maka sudah seyogianya potensi alam di Kota Batu harus diperhatikan dengan baik.

Hal tersebut, kata Nurochman harus bisa diimplementasikan di RPJMD.

“Satu yang menjadi stressing kami, kalau memang visi dan misi ingin ada desa berdaya maka kegiatan kongkrit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus ada. Ini salah satu pilihan yang harus dilembagakan eksekutif. Jangan kemudian pilihan wisatanya ke artificial, potensi yang ada di desa layak untuk diangkat,” tegasnya.

Nurochman mengatakan, anggota DPRD Batu sudah memberikan banyak saran kepada Pemkot Batu melalui mekanisme pokok pikiran atau  Pokir.

Politisi PKB ini berharap, kerjasama eksekutif dengan legislatif bisa berjalan harmonis demi kebaikan Kota Batu.

“Ini kebutuhan real sehingga hubungan partnership ideal dan harmonis. Kita sama-sama mengimplementasi kebutuhan masyarakat di dalam program. Tidak kemudian APBD ini menjadi domainnya eksekutif saja,” tegasnya.

Jadwal Liga 1 Arema 2020 dan Jam Pertandingan, Minggu Pertama Lawan Persib & Persebaya Minggu Kedua

Korban Kerusuhan Laga Arema FC Vs Persebaya di Kota Blitar Segera Dapat Ganti Rugi

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dalam forum konsultasi publik rancangan awal perubahan RPJMD 2017-2022 dan RKPD 2021 mengatakan, penyelarasan program dengan kebutuhan masyarakat sangat penting untuk segera diterapkan.

Kolaborasi dengan stakeholder lainnya juga perlu untuk ditingkatkan.

"Kegiatan ini merupakan penyelarasan program Pemkot Batu seiring dengan adanya beberapa perubahan yang signifikan. Baik dari masyarakat, pokir dewan, termasuk kondisi Kota Batu,” katanya.

Dikatakan Punjul, di tahun ketiga kepemimpinan Dewanti Rumpoko dan dirinya, diungkapnya ada beberapa perubahan.

Misalnya pembangunan kereta gantung yang awalnya hanya direncanakan sebelah selatan atau jalan kembar namun berubah lebih panjang. Lainnya adalah pembangunan pasar.

"Begitu juga untuk peningkatan desa wisata di Kota Batu karena desa wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan luar daerah dan luar negeri," kata Punjul. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved