Alat Vital Warga Dipotong, Mata Dirusak, Ini Alasan Kepala Dusun di Bulukumba Membunuh Secara Brutal
Karena masalah sepele, seorang Kepala Dusun potong alat vital warganya, selain itu mata korban juga dirusak.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM - Karena masalah sepele, seorang Kepala Dusun potong alat vital warganya, selain itu mata korban juga dirusak.
Peristiwa itu terjadi di Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.
Abdul Muin (60) yang merupakan Kepala Dusun Bacari, tega membunuh Paba (60) yang merupakan warganya sendiri.
Penyebabnya pun sepele, rupanya korban dan pelaku terlibat perkelahian karena persoalan pinjam meminjam alat penyemprot padi.
Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak', hal ini diawali dengan pertengkaran.
Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra, pelaku mendatangi korban di rumahnya dan terlibat pertengkaran dengan tangan kosong, Senin (24/2/2020).
Pelaku yang dalam keadaan mabuk merusak mata korban.
"Tidak puas melihat lawannya masih hidup, pelaku lalu mengambil senjata tajam di rumahnya lalu kembali ke lokasi kejadian dan memotong kemaluan korban hingga tewas.” ujar Berry yang dikonfirmasi, Rabu (26/2/2020).
Usai membunuh, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Gantarang.
Kini, pelaku ditahan di Mapolres Bulukumba guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dari keluarga korban.
Pelaku dikenakan Pasal 338 subsider Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
"Sedangkan korban sudah dilakukan visum di RS Sulthan Dg Radja, Kabupaten Bulukumba,” ujar Berry.
Kepala Desa Bunuh Warga
Pembunuhan serupa juga pernah terjadi di Kecamatan Madangsuku I, Kabupaten OKU Timur.
Kepala Desa (kades) Agungjati Kecamatan Madangsuku I, Kabupaten OKU Timur berinisial Muh diduga melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap warganya bernama Nanak Sugiana, Selasa (25/6/2014).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kepala-dusun-bulukumba-bunuh-warga.jpg)