Berita Malang Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Klinik dan RS Se-Kabupaten Malang ikut Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang bekerjasama dengan Paguyuban Klinik Inap dan Rumah Sakit se Kabupaten Malang

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Klinik dan RS Se-Kabupaten Malang ikut Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja
SURYAMALANG.COM/M Erwin
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang bekerjasama dengan Paguyuban Klinik Inap dan Rumah Sakit se Kabupaten Malang. Kerjasama itu berupa Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di salah satu rumah makan di Kepanjen, Rabu (26/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang bekerjasama dengan Paguyuban Klinik Inap dan Rumah Sakit se Kabupaten Malang.

Kerjasama itu berupa Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di salah satu rumah makan di Kepanjen, Rabu (26/2/2020).

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga jadi pembicara dalam sosialisasi itu.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang Cahyaning Indriasari menerangkan, karyawan klinik dan rumah sakit perlu mendapat jaminan perlindungan kecelakaan kerja.

Ritme kerja yang bisa berpotensi mengakibatkan kecelakaan kerja, jadi alasan pentingnya keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan.

"Kami menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, bagi karyawan klinik dan rumah sakit. Karena, kecelakaan kerja ini tidak dicover oleh bpjs kesehatan. Kami ingin seluruh rumah sakit dan klinik di Kabupaten Malang mendaftarkan karyawannya," ujar Cahyaning.

Cahyaning menjamin, keuntungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan penting dirasakan oleh para karyawan klinik dan rumah sakit. Namun, pelayanan tersebut hanya bisa didapatkan di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi kalau sudah sudah jadi peserta, tidak perlu biaya langsung ke rumah sakit dengan menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan KTP di rumah sakit yang bekerjasama," kata Cahyaning.

Hingga kini, 22 klinik dan rumah sakit di Kabupaten Malang sudah mendaftarkan karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan.

"Harapannya target kami di tahun 2020 yang tadinya 135 ribu pesetta menjadi 234 ribu pekerja penerima upah yang dilayani okeh BPJs Ketenagakerjaan," jelas Cahyaning.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved