Nasional

Pengkhianat Bangsa, Prajurit TNI Dipenjara Seumur Hidup Karena Menjual Senjata ke KKB Demi Foya-foya

Pengkhianat Bangsa, Prajurit TNI Dipenjara Seumur Hidup Karena Menjual Senjata ke KKB Demi Foya-foya

ANTARA/Evarukdijati
Pengadilan Militer III-19 Mahmil Jayapura, Papua, menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Pratu Demisla Arista Tefbana karena menjual senjata ke KKB. 

SURYAMALANG.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) harusnya berjuang menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun Pratu Demisla Arista Tefbana (28) justru berkomplot dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Akibatnya, untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, Pratu Demisla Arista Tefbana divonis penjara seumur hidup.

Terkait kejahatan ini, Pengadilan Militer III-19 Mahmil Jayapura, Papua, menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Pratu Demisla Arista Tefbana.

Pratu Demisla Arista Tefbana yang tercatat sebagai anggota Kodim Mimika ini terbukti menjual amunisi dan senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

”Memutuskan untuk menjatuhkan vonis penjara seumur hidup bagi Pratu Demisla. Terdakwa juga diberhentikan dari dinas militer TNI Angkatan Darat,” kata Hakim Ketua Letnan Kolonel Chk Agus P Wijoyo, mengutip Kompas.id, Kamis (12/3/2020).

Mengutip dari Antara, Hakim anggota Mayor Chk Dendy Suryo Saputro mengatakan, uang hasil penjualan senjata dan amunisi digunakan untuk foya-foya.

Demisla dalam persidangan mengaku memasok amunisi dan senjata api untuk KKB melalui Moses Gwijangge.

Demisla mengenal Moses saat bergabung dalam pasukan pengamanan daerah rawan di Jita, Kabupaten Mimika.

Moses yang kabur bersama satu pucuk senjata api itu menerima 1.300 butir amunisi.

Amunisi itu dibeli seharga Rp 100.000 per butir, sedangkan senpi dijual Rp 50 juta.

Halaman
123
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved