Berita Malang Hari Ini Populer, Demo Tolak Omnibus Ricuh dan Pria Gantung Diri Karena Akan Dicerai
Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini, Sabtu 14 Maret 2020 yang dihimpun oleh Suryamalang.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
Ternyata massa anarkis dan sempat menggangu arus lalu lintas.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengimbau demonstran segera masuk ke dalam gedung dan membubarkan diri.
"Saya minta segera membubarkan diri. Kami sudah memberi cukup waktu untuk sampaikan aspirasi."
"Aksi anda sudah cukup mengganggu masyarakat dan pengguna jalan," kata Leo.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika menyayangkan aksi demo tersebut.
"Kami telah menyediakan tempatnya dan meminta 10 perwakilan untuk masuk dan berdialog. Ternyata mereka tidak mau dan tetap minta semuanya masuk."
"Bagaimana caranya kami berdialog dengan mereka semua, karena hasilnya akan tidak maksimal," ujar Made.
Ia juga menjelaskan bahwa ranah tentang penolakan omnibus law bukan wewenang DPRD.
"Karena hal itu merupakan ranah dari DPR RI. Namun kita tetap siap menyampaikan aspirasi dan kajian mereka tentang penolakan omnibus law ke DPR RI."
"Tetapi ternyata mereka juga tetap tidak mau," jelasnya.
Dirinya juga menerangkan bahwa pihaknya siap saja menerima sebanyak 100 orang untuk berdialog bersama.
"Namun jangan lewat aksi massa. Ajukan surat perihal apa yang ingin disampaikan dan tentukan jadwalnya. Ayo bicara secara baik baik," terangnya.
2. Pria Gantung Diri Karena Istri Minta Cerai
Pria berinisial MP (39) tewas gantung diri di gubuk tengah sawah di Jalan Tenaga Baru VI Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (13/3/2020).
Mayat pemulung asal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang ini ditemukan temannya, Joko Purwanto (46) sekitar pukul 11.30 WIB.