Pilbup Sidoarjo
Strategi Gerindra Menangkan Pilbup Sidoarjo 2020, Siapkan 2 Kader untuk 2 Posisi Berbeda
Gerindra dan Golkar sepakat berkoalisi untuk mendukung Bambang Haryo dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Sidoarjo 2020 pada Minggu (8/3/2020).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gerindra dan Golkar sepakat berkoalisi untuk mendukung Bambang Haryo dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Sidoarjo 2020 pada Minggu (8/3/2020).
Koalisi dua partai ini telah melebihi syarat pencalonan di Sidoarjo, yaitu minimal 10 kursi DPRD Sidoarjo.
Saat ini Gerindra memiliki tujuh kursi. Sedangkan Golkar memiliki empat kursi.
Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad menerangkan pihaknya menyiapkan dua nama untuk diusung dala Pilbup Sidoarjo 2020, yaitu Bambang Haryo Soekartono, dan Mimik Idayana.
"Pergantian ketua DPC tidak membuat rekomendasi berubah. Calon kami masih dua orang, yaitu, Pak Bambang Haryo dan Bu Mimik," kata Sadad kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (17/3/2020).
Menurutnya, hal itu didasarkan pada target Gerindra yang membidik kursi eksekutif di Sidoarjo.
"Kami tetap pada target awal, yaitu mencalonkan kader kami sendiri," kata Sadad.
Menurutnya, Bambang Haryo dan Mimik disiapkan untuk dua posisi berbeda.
Bambang Haryo diusung untuk posisi calon bupati. Sedangkan Mimik sebagai calon wakil bupati.
Dua nama ini akan dibawa dalam komunikasi lintas partai dalam membangun koalisi.
"Kalau koalisi menghendaki calon bupatinya dari Gerindra, maka Pak Bambang yang kami usulkan."
"Namun, apabila kami mendapat posisi kedua (wakil), kami rekomendasikan Bu Mimik," katanya.
Sadad menegaskan dua figur ini menjadi yang paling potensial di internal Gerindra, baik dari sisi elektabilitas, maupun kompetensi di bidang eksekutif.
"Kami rasa persiapan pilkada yang sudah dibangun selama ini tinggal melanjutkan. Tak ada perubahan," kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini.