Begini Mekanisme Kenaikan Kelas di Saat Ujian Nasional (UN) Dibatalkan Akibat Virus Corona Covid-19

Begini Mekanisme Kenaikan Kelas di Saat Ujian Nasional (UN) Dibatalkan Akibat Virus Corona Covid-19

Begini Mekanisme Kenaikan Kelas di Saat Ujian Nasional (UN) Dibatalkan Akibat Virus Corona Covid-19
Instagram/idolasma
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara resmi membatalkan ujian nasional (UN) 2020 buntut dari merebaknya virus corona atau Covid-19.

Pembatalan ini diumumkan Jokowi pada Selasa (24/3/2020) siang seusai digelar rapat terbatas.

Terkait hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020.

Surat Edaran ini tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Salah satu isinya ialah pembatalan UN 2020, termasuk Uji Kompetensi Keahlian 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan.

Tak hanya itu saja, dalam surat edaran Mendikbud yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia tersebut juga dijelaskan mengenai ketentuan kenaikan kelas.

Ketentuan kenaikan kelas

Seperti apa ketentuannya? Berikut ini ketentuan kenaikan kelas menyalin dari surat edaran Mendikbud yang diterima Kompas.com, Selasa (24/3/2020) sore.

Kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, seperti di sekolah.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved