Breaking News:

Penanganan Virus Corona di Malang

Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Gunakan Drone Semprot Disinfektan di Kecamatan Dau

Bupati Malang, Muhammad Sanusi & Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Malang datang meninjau lokasi penyemprotan yang dimulai dari Kecamatan

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Humas Pemkab Malang
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (24/3/2020) dengan menggunakan drone. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (24/3/2020).

Penyemprotan dilakukan guna mengantisipasi wabah virus corona.

Sebelumnya, ada satu warga asal Dau yang meninggal dunia terjangkit virus yang menyerang bagian pernapasan itu.

Via Vallen Akan Bagi 500 Sembako untuk Keluarga Terdampak Virus Corona: Syarat & Ketentuan Berlaku

TERBARU Kasus Positif Covid-19 Jatim Jadi 51 Orang, Ada Tambahan 1 Kasus Positif di Malang

Update Kasus Corona di Kota Malang, 48 Orang Tenaga Medis Masuk Dalam Daftar ODP, Total Ada 111 ODP

Bupati Malang, Muhammad Sanusi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Malang datang meninjau lokasi penyemprotan yang dimulai dari Kantor Kecamatan Dau.

"Pemerintah Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran virus corona. Dau saat ini merupakan zona merah, kita terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebarannya," beber Sanusi.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, penyemprotan bisa dilakukan atas kerjasama dengan Universitas Muhammadyah Malang.

Alat yang digunakan bernama Drone Super Robot Indonesia UMM. Punya kapasitas daya tampung muatan sebesar 20 liter

"Kita harus punya keyakinan bahwa semua penyakit itu, pasti ada obatnya. Tinggal menunggu waktu saja. Seperti apa yang disampaikan Presiden, 98 persen dapat disembuhkan," jelas Sanusi optimis.

Sementara itu, Camat Dau, Eko Margianto menerangkan, berbagai upaya sudah dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona.

"Seluruh desa di Kecamatan Dau sekarang sudah memiliki posko, kita maksimalkan itu semua," ujar Eko.

Eko menambahkan, mayoritas penduduk Kecamatan Dau bekerja sebagai petani jeruk. Mereka dilibatkan untuk menyemprotkan disinfektan di lingkungan sekitarnya.

"Kami memanfaatkan apa yg ada, di wilayah mayoritas penduduk bekerja sebagai petani jeruk. Mereka memiliki alat yang dinamakan power spray, kita manfaatkan alat itu untuk menyemprotkan disinfektan dengan kapasitas 1000 liter. Sehingga jangkauannya bisa lebih luas, dan itu sudah kita lakukan ke rumah - rumah penduduk," tutur mantan Camat Singosari ini.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved