Berita Surabaya Hari Ini

TERBARU Kasus Positif Covid-19 Jatim Jadi 51 Orang, Ada Tambahan 1 Kasus Positif di Malang

Tambahan 10 kasus positif corona tersebut tersebar di ; 5 Magetan, 2 di Surabaya, 2 di Sidoarjo, 1 Kota Malang sehingga total di Jatim ada 51 kasus

SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) ke 64 perwakilan rumah sakit rujukan penderita Convid 19 di gedung negara grahadi, Senin (23/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -  Data terbaru kasus covid-19 di Jawa Timur per hari ini, Selasa (24/3/2020), kembali ada penambahan jumlah pasien positif, termasuk ada tambah 1 kasus positif lagi di Malang.

Update data terbaru tercatat total ada sebanyak 10 kasus tambahan untuk covid-19 positif.

Sehingga sampai Selasa malam ini ada sebanyak 51 kasus positif covid-19 di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut dua orang di antaranya meninggal.

Update Kasus Corona di Kota Malang, 48 Orang Tenaga Medis Masuk Dalam Daftar ODP, Total Ada 111 ODP

Ujian Nasiona (UN) 2020 Ditiadakan, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Sebut Siap Menilai Kelulusan Siswa

Kapolres Malang Imbau Masyarakat Kabupaten Malang Tak Anggap Sepele Penyebaran Virus Corona

“Sesuai dengan pengunuman pemerintah pusat, Jatim hari ini terkonfirmasi ada tambahan 10 positif covid-19,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (24/3/2020) petang.

“Dari tambahan sepuluh kasus positif corona tersebut tersebar di ; 5 Magetan, 2 di Surabaya, 2 di Sidoarjo, 1 Kota Malang. Dengan tambahan 10 positif ini total di Jatim ada sejumlah 51,” imbuh Khofifah.

Selain tambahan kasus positif covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada tambahan menjadi 142 orang dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) bertambah menjadi 2003 orang.

Data tersebut merupakan data update yang dilakukan hingga sore ini pukul 16.00 WIB.

“Berikutnya saya ingin sampaikan juga dari data ini ada dua pasien yang meninggal. Satu di Malang satu di Surabaya,” kata Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah bahwa ada peningkatan jumlah ODP dan PDP hal tersebut karena adanya penambahan kasus dari tracing yang dilakukan secara cepat oleh Gugus Tugas Jatim.

Dikatakan Khofifah bahwa tidak semua ODP covid-19 dirawat di rumah sakit. Melainkan ada yang melakukan isolasi secara mandiri.

Sedangkan yang PDP mereka sebagian besar dirawat di rumah sakit yang tersebar di Jawa Timur.

Terkait orang terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia, dikatakan Ketua Gugus Tugas Kuratif Jatim Joni Wahyuhadi bahwa semuanya berusia di atas 50 tahun.

“Kasus orang yang positif covid-19 dan meninggal dunia biasanya cepat meninggalnya karena ada sesuatu yang mendasari,” kata Joni.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved