Berita Malang Hari Ini

Kampus-Kampus di Kota Malang Pantau Keberadaan Mahasiswanya, Sudah Mudik atau Belum ?

Ada beragam cara yang diterapkan pihak kampus di kota Malang untuk bisa mendapatkan data keberadaan para mahasiswanya

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
ILUSTRASI - Mahasiswa baru semester 1 di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan UAS bersama pada empat mata kuliah di Graha Cakrawala pada Senin dan Selasa (9-10/12/2019). Saat ini pihak Kampus di kota Malang tengah mendata keberadaan para mahasiswanya, sudah pulang kampung atau masih di Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kampus-kampus di kota Malang berusaha memantau keberadaan mahasiswanya, apakah masih di Malang atau tidak.

Ada beragam cara yang diterapkan pihak kampus untuk bisa mendapatkan data keberadaan para mahasiswanya mengingat saat ini perkulihan sudah diberlakukan pembelajaran dan ujian lewat daring sebagai antisipasi pada Covid-19 hingga akhir semester.

Dekan FMIPA Universitas Brawijaya UB), Prof Dr Adi Susilo menyatakan fakultas melakukan pendataan lewat google form.

Kandang Arema FC Stadion Kanjuruhan Jadi Tempat Karantina Warga Kabupaten Malang, Instruksi Bupati

Dipinjamkan Arema FC Ke Persiraja Banda Aceh Padahal Baru DIkontrak, Begini Curhat Ganjar Mukti

Pemkot Malang Berencana Tambah Alat Rapid Test, Alat Bantuan Pemprov Jatim Justru Belum Digunakan

"Ngisinya lewat google form," jelas Adi Susilo pada suryamalang.com, Senin (30/3/2020).

Dikatakan, kalau di MIPA, pertanyaannya adalah "Saat ini sedang di Malang atau tidak?. Kalau tidak, sedang di mana? ".

Karena itu ia berani mengatakan jika 50 persen mahasiswa FMIPA UB sudah pulang ke rumah orangtuanya atau tidak di Malang.

Namun dengan pendataan itu, maka pihaknya bisa memantau perkembangan mahasiswanya.

Aulia Luqman, humas FIA UB menyampaikan jika saat ini FIA sedang membangun suatu perangkat berbasis web untuk memantau di mana saja sebenarnya mahasiswa berada.

"Dari web itu nanti diharapkan kami bisa mengetahui posisi real mahasiswa. Berapa orang yang di Malang, dan berapa orang yang di luar Malang, juga berapa orang yang aslinya Kalimantan tapi ternyata dia sekarang di Bandung (redzone). Data itu nanti akan kami gunakan sebagai masukan pembuatan kebijakan terkait kegiatan akademik," papar Luqman terpisah.

Di Universitas Negeri Malang (UM) juga sedang dilakukan pendataan pada mahasiswanya.

Namun karena proses pendataan sedang berlangsung, Kasubag Humas UM, Ifa Nursanti tidak bisa membeber lebih jauh karena datanya belum lengkap.

Sedang di Universitas Muhammadiyah Malang juga sedang dilakukan pendataan lewat form online sebagai tindakan preventif dan penanggulangan penyebaran Covid-19

Ada sejumlah data yang harus diisi mahasiswa. Yaitu berupa biodata seperti prodi, alamat pemantauan.

Juga ada data pilihan ganda tentang alasan pulang karena apa. Jawabannya bisa lebih dari satu. Yaitu perkuliahan daring, menemui orangtua, menghindari Covid-19, warung makan banyak yang tutup.

Ada juga pertanyaan mengapa tidak pulang. Pilihan jawabannya yaitu tidak ada biaya, sakit, ada saudara di Malang dan mengurangi penularan Covid-19 di daerah asal.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved