Rabu, 8 April 2026

Kesehatan

Gembira Adalah Kunci Terbebas dari Virus Corona, Berikut Kisah 4 Pasien yang Dinyatakan Sembuh

Gembira adalah salah satu kunci agar pasien positif virus corona atau Covid-19 bisa sembuh. Hal ini ditegaskan oleh Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro

Editor: eko darmoko
Kompas.com
4 pasien virus corona atau Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang dinyatakan sembuh. 

SURYAMALANG.COM - Gembira adalah salah satu kunci agar pasien positif virus corona atau Covid-19 bisa sembuh.

Hal ini pun ditegaskan oleh Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Susi Herawati, dan juga dibenarkan oleh seorang pasien yang sembuh dari virus corona.

Di Semarang, Jawa Tengah, ada empat pasien virus corona yang dinyatakan sembuh alias negatif virus corona atau Covid-19.

Keempat pasien ini pun menceritakan pengalamannya bisa sembuh dari penyakit Covid-19, berikut pengakuan mereka seperti dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com :

Ilustrasi Pasien Virus Corona
Ilustrasi Pasien Virus Corona (shutterstock)

Muyin adalah salah satu dari empat pasien di Semarang, Jawa Tengah yang dinyatakan sembuh setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

Muyin pemuda asal Rembang ini mengaku terinfeksi virus corona setelah ia pulang bekerja sebagai buruh proyek di Bali.

Sebelumnya, ia mengeluhkan gejala yang terindikasi virus corona seperti demam, batuk dan sesak napas.

“Pulang dari Bali, sampai rumah badan saya terasa panas dingin, batuk, dan napas terasa sesak."

"Dibawa ke RS di Rembang tidak bisa menangani terus dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang,” katanya saat konferensi pers di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Selasa (31/3/2020).

Berbeda dengan pasien sembuh bernama Sutan Baiti asal Kaliwungu Kendal.

Perempuan yang berprofesi sebagai perawat ini awal terinfeksi virus corona setelah melakukan kontak dengan pasien positif corona saat di RS Colombia Semarang.

"Awalnya memang enggak terasa apa-apa cuman pilek saja dan tenggorokan enggak enak."

"Karena lagi musim corona jadi saya agak parno gitu daripada nanti kalau positif membahayakan keluarga, saya inisiatif saja periksa di rumah sakit tempat saya kerja."

"Ternyata pas diperiksa hasil lab infeksi virus tapi belum tau itu virus apa. Lalu saya dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro," ceritanya.

Selain itu, pasien sembuh lainnya bernama Lastri warga Susukan Kabupaten Semarang juga turut bercerita tentang pengalamannya bagaimana ia bisa terjangkit corona.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved