Berita Arema Hari Ini

Suporter Arema FC Kembali Berulah dan Berujung Denda, Aremania Jalur Gaza : Jangan Kebablasan !

Arema FC dihukum denda karena ulah Aremania yang masuk ke dalam lapangan dan melakukan pelemparan botol (Rp 50 juta) saat lawan Persib Bandung

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aremania mendukung Arema FC melawan Persib Bandung dalam laga Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Denda lebih dari Rp 1 Miliar yang didapat Arema FC musim lalu, nampaknya tak membuat Aremania, suporter Arema FC kapok.

Kompetisi baru berjalan tiga kali laga, Arema FC telah mendapat denda total Rp 100 juta dari Komdis PSSI.

Arema FC dihukum denda karena ulah Aremania yang masuk ke dalam lapangan dan melakukan pelemparan botol (Rp 50 juta) saat lawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3/2020) .

Pemain - Pelatih Arema FC Saling Berjauhan Saat Libur Panjang, Ternyata Video Call Jadi Senjata

Biodata Dave Mustaine Gelandang Baru Arema, Asal Sidoarjo Membuat Alasan Memilih Klub Singo Edan Ini

Korban Tewas Pesta Miras Oplosan di Lapangan Sampo Malang Bertambah, 1 Orang Meninggal di Rumah

Bukan itu saja, sanksi denda harus dibayar manajemen Arema FC karena pemain Arema FC mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan (Rp 50 juta).

Tingkah laku tak terpuji Aremania pada musim sebelumnya juga kerap terjadi, semisal soal flare.

Kondisi ini membuat manajemen dan Panpel Arema FC kesulitan mencari cara agar hal tersebut tak kembali terulang.

Terkait denda karena perbuatan Aremania yang tak bisa dikendalikan, Amin Fals, Aremania Jalur Gaza mengakui jika beberapa musim terakhir ini, Aremania sulit untuk diajak disiplin.

"Kalau denda masalah kartu itu urusan pemain dan pengurus. Tapi kalau denda masalah suporter,memang akhir-akhir ini Aremania sulit untuk di ajak disiplin. Tetapi semua itu kembali ke dirinya masing-masing, mau disiplin apa tidak," kata Amin Fals pada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/4/2020).

"Tapi kalau denda-denda terus, kasihan juga pengurus (klub, red)," tambahnya.

Amin mengingatkan pada rekan-rekannya sesama Aremania, agar mendukung tim secara wajar dan jangan terus menerus melakukan tindakan yang sekiranya dapat merugikan klub.

"Fanatik boleh tapi jangan kebablasan. Semoga sepak bola cepat bergulir kembali," tegasnya.

Seperti diketahui, saat lawan Persib Bandung di kandang pekan kedua, Aremania tersulut emosi karena menilai wasit tak adil dalam memimpin jalannya pertandingan.

Ditambah lagi saat itu Arema FC kalah 1-2 dari Maung Bandung di laga kandang perdana mereka musim ini.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved