Virus Corona di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Ajak ASN Donor Darah Atasi Tipisnya Stok Darah PMI di Tengah Wabah Corona

Satu unit mobil PMI disiagakan di Gedung Negara Grahadi untuk melayani para ASN dan juga pejabat Pemprov Jatim yang bersedia untuk mendonorkan darah

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan donor darah di atas mobil PMI keliling yang disiagakan di Gedung Negara Grahadi, Senin (6/4/2020) sore 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengarahkan para ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk donor darah di tengah menurunnya stok darah PMI selama pandemi covid-19.

Untuk itu mulai hari ini satu unit mobil PMI disiagakan di Gedung Negara Grahadi untuk melayani para ASN dan juga pejabat Pemprov Jatim yang bersedia untuk mendonorkan darahnya.

Sejumlah pejabat seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, para kepala OPD dan juga ASN juga turut mendonorkan darah di PMI.

Aborsi di Hotel, Oknum Bidan Pasang Tarif Rp 1,5 Juta untuk Gugurkan Kandungan Remaja 17 Tahun

Himpitan Ekonomi Denada Gara-gara Corona, Job Batal, Andalkan Sisa Uang ATM Untuk Pengobatan Shakira

3 Pemain Asing Arema FC Tetap di Malang, Hanya Oh In Kyun yang Pulang Kampung

“Mulai hari ini setiap hari akan ada satu mobil PMI standby di Grahadi. Langkah ini merupakan hasil silaturahmi kami dengan PMI Jawa Timur pada Sabtu lalu, PMI ternyata mereka mengalami penurunan jumlah pendonor darah hingga 50 hingga 60 persen selama pandemi covid-19 ini,” ujar Khofifah usai donor darah.

Gara-gara stok darah yang menurun, maka PMI tak bisa memenuhi seluruh permintaan darah dari rumah sakit-rumah sakit. Padahal fungsi darah ini sangat penting dalam layanan kesehatan.

Dalam sehari ini, ada sebanyak 25 kantong darah yang diperoleh PMI dari para pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Timur.

“Untuk menghadapi bencana non alam covid-19 ini dibutuhkan gotong royong dan kepedulian dalam banyak hal, maka kami berharap masyarakat bisa tergerak dan membantu sesama dengan cara yang mereka bisa,” pungkas Gubernur Khofifah.

Pihaknya mengaku Pemprov Jatim siap untuk membantu memberikan apa yang dibutuhkan oleh PMI.

“Kita ada anggaran Rp 1 miliar hasil dari refocusing kegiatan dan realokasi anggaran yang kita akan bantu untuk PMI,” ungkap Gubernur Khofifah.

Menurunnya stok darah sempat disampaikan oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved