Virus Corona di Jatim
Pemprov Jatim Target Penyaluran Bantuan Sosial di Awal Ramadan, Wagub Emil: Durasinya 2-3 Bulan
Pemprov Jatim menargetkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak ekonomi dari pandemi virus corona (COVID-19) dapat tersalurkan sebelum Ramadan
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak ekonomi dari pandemi virus corona (COVID-19) dapat tersalurkan sebelum bulan Ramadan atau di penghujung April 2020.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengungkapkan durasi bantuan tersebut antara dua sampai tiga bulan atau setidaknya hingga akhir Mei 2020. Emil menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terhadap masyarakat terdampak, terutama yang tidak masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
"Untuk itu pemerintah berkomunikasi dengan semua pemangku kepentingan salah satunya dengan Organda dan meminta agar segera diberikan data siapa yang kira-kira bisa diberikan bantuan," ucap Emil, Kamis (9/4/2020).
Dia mencontohkan hingga Kamis (9/4/2020) diperoleh data sebanyak 3.315 pekerja di seluruh wilayah Jawa Timur terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), serta lebih kurang 20 ribu orang dirumahkan akibat dampak sosial ekonomi COVID-19.
"Kita juga punya angka 3,8 juta pekerja Jawa Timur di sektor non agro turut terdampak. Walaupun di sektor agro juga ada yang terdampak seperti permintaan telur yang menurun," kata Emil.
"Tantangan kita adalah menentukan penerima bantuan by name by address," lanjut Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Tengah ini.
Mantan Bupati Trenggalek itu menjelaskan, sebisa mungkin Pemprov Jatim mengupayakan pendistribusian bantuan tersebut tersalurkan secepat mungkin.
"Karena masyarakat butuhnya saat ini. Tapi kita memahami akibat Covid-19 ini potensi masyarakat yang rentan ekonomi nya bisa saja berada di luar DTKS Kemensos," ucapnya.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti