Selasa, 21 April 2026

Kesehatan

Raja Salman Mengasingkan Diri Setelah 150 Bangsawan Arab Saudi Terinfeksi Corona Termasuk Pangeran

Raja Salman Mengasingkan Diri Setelah 150 Bangsawan Arab Saudi Terinfeksi Corona Termasuk Pangeran

Editor: eko darmoko
Biro Pers Sekretariat Presiden
FOTO ARSIP - Raja Salman dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan beriringan di istana pribadi raja, Al-Qasr Al-Khas, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (14/4/2019). 

Arab Saudi hanya mampu melakukan pengujian terbatas.

Raja Salman dalam vlog Presiden Jokowi
Raja Salman dalam vlog Presiden Jokowi (YouTube/KompasTV)

Mengunci

Kasus pertama yang diakui kerajaan adalah seorang Saudi yang telah pulang ke rumah setelah mengunjungi Iran.

Setelah beberapa kasus serupa terdeteksi, pemerintah Arab Saudi merespons dengan mengunci area di provinsi timur kerajaan.

Sebelum kasus pertama dilaporkan, pemerintah telah membatasi perjalanan ke Arab Saudi serta menutup tempat suci di Mekkah dan Madinah.

Semua kota besar di Arab Saudi juga telah dikunci atau lockdown.

Pihak berwenang sekarang telah menghentikan semua perjalanan udara dan darat, baik antar provinsi maupun ke luar.

Mereka juga mengindikasikan akan membatalkan haji yang dijadwalkan dilaksanakan musim panas ini.

Tiga dokter yang memiliki hubungan dengan rumah sakit di kerajaan itu mengatakan wabah terbesar terjadi di kalangan non-Saudi.

Buruh migran dari Asia Tenggara atau negara-negara Arab miskin membentuk sekitar sepertiga dari populasi kerajaan, yakni sekitar 33 juta.

Sebagian besar hidup berdesakan bersama di kamp-kamp besar, tidur berdesakan, pergi kerja dengan bus. Kondisi-kondisi itu ideal untuk penularan virus.

Menteri Kesehatan Tawfiq al-Rabiah memperingatkan bahwa epidemi baru saja dimulai.

Jumlah infeksi selama beberapa pekan ke depan akan berkisar dari 10.000-200.000 kasus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved