Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Surabaya Bisa DiPSBB-kan, Kasus Positif Covid-19 di Kota Pahlawan Ini Tembus 208 Orang

Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan bahwa Kota Surabaya, dan sekitarnya berpotensi untuk dilakukan penerapan PSBB

SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Kondisi Jalan Tunjungan dengan gedung ikon Siola di saat penutupan jalan guna mendukung Physical Distancing, 27 Maret 2020.PSBB bisa diberlakukan di Surabaya karena jumlah kasus positif corona yang besar 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan bahwa Kota Surabaya, dan sekitarnya berpotensi untuk dilakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menekan tingkat penyebaran covid-19.

Hal ini menyusul melonjaknya kasus covid-19 di Kota Surabaya dan juga daerah sekitarnya seperti Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Di mana pada hari Minggu (12/4/2020), penambahan kasus positif covid-19 di Kota Surabaya dalam sehari ada 83 kasus.

UPDATE Kasus Covid-19 Jatim, Ada 52 Kasus Positif Corona Baru, 28 Orang di Antaranya Warga Surabaya

Dosen Universitas Negeri Malang (UM) Positif Covid-19, Satgas : Tertular dari Klaster Asrama Haji

Polres Malang akan Tindak Tegas Oknum Warga yang Provokasi Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Dan disusul pada hari ini Senin (13/4/2020), penambahan kasus positif covid-19 di Kota Surabaya mencapai 28 orang.

Akan tetapi meski dalam kondisi seperti ini ditegaskan Heru bahwa sampai saat ini belum ada daerah yang mengajukan penerapan PSBB di Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya dan sekitarnya.

“Kabupaten Kota belum ada yang mengusulkan untuk penerapan PSBB. Tapi melihat perkembangan kasus terkonfirmasi covid-19 hari-hari ini, kami sudah berkoordinasi dengan Sekkota Surabaya dan sekitarnya termasuk Gresik dan Sidoarjo. Maka kita ini lagi kita koordinasikan, terkait kemungkinan akan dilakukan PSBB,” kata Heru di Grahadi, Senin (12/4/2020), malam.

Penerapan PSBB dikatakan Heru tentunya akan dikoordinasikan secara masif jika memang akan diberlakukan di suatu daerah.

Tidak bisa diputuskan oleh satu daerah tertentu saja. Sebab penerapan PSBB kaitannya juga terhadap pemenuhan logistik, penerapan pembatasan dan lain-lain.

“Tapi sampai saat ini belum ada. Akan tetapi terkait hal-hal yang terkait PSBB sebenarnya kita sudah melakukan,” kata Heru.

Seperti meliburkan sekolah, membatasi adanya kerumunan dan juga penerapan kawasan physical distancing. Hal tersebut sudah dilakukan demi menekan penyebaran virus corona yang kini sudah tinggi di Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved