Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Hanya 10 Persen Bus AKDP dan AKAP yang Kini Beroperasi di Jatim, Kadishub: 'Itupun Sepi Penumpang'

saat ini hanya ada 10 persen bus yang beroperasi, baik itu bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi - Sejumlah bus AKDP diparkir menunggu penumpang di Terminal Arjosari, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan, saat ini hanya ada 10 persen bus yang beroperasi, baik itu bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

"Kalau normal, AKDP yang beroperasi ada lebih dari 4000 armada. Lalu AKAP ada 2500 armada. Saat ini hanya 10 persen yang beroperasi, itupun sepi penumpang," ucap Nyono, Rabu (22/4/2020) malam.

Nyono menjelaskan saat ini ada 97 ribu pelaku transportasi angkutan darat yang disiapkan untuk mendapatkan bantuan sosial.

"Tapi belum tahu yang mana yang dapat karena harus dicrosscheck apakah semua sudah menerima dari pusat, sudah terima dari kabupaten, jangan sampai ada overlap (tumpang tindih)," lanjutnya.

Nyono menjelaskan jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo,  rencananya akan ada sejumlah protokol yang akan dijalankan kepada para pengguna tranportasi umum.

"Intinya masih boleh jalan tapi ada pembatasan penumpang 50 persen, melakukan cek suhu, ada surat keterangan. Kalau di luar itu (tidak memenuhi syarat) ya dikembalikan atau disuruh pulang. Nanti (pemerintah) kabupaten kota yang menentukan check point nya," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved