Breaking News:

Virus Corona di Kediri

PT KAI Perpanjang Pembatalan Jadwal 48 KA Hingga Usai Lebaran, Hingga 31 Mei 2020

Ada 40 perjalanan KA dari Daop lain, dan 8 perjalanan KA dari Daop 7 Madiun yang dihentikan operasionalnya hingga akhir Mei 2020.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Kondisi stasiun Kediri menjadi sepi penumpang menyusul dibatalkannya 48 perjalanan KA hingga usai Lebaran. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - PT KAI telah membatalkan 48 perjalanan Kereta Api (KA) baik yang berangkat maupun melintas di Daop 7 Madiun. Pembatalan ke 48 perjalanan KA mulai 29 April 2020 hingga 31 Mei 2020.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, pembatalan mengacu Peraturan Menteri (Permen) No 25 /2020 tentang Pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1.441 H dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Selain itu Surat Keputasan Gubernur Jawa Timur no : 188/202/KPTS/013/2020 tentang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tiga wilayah yaitu Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Ixfan menjelaskan, dengan telah diterbitkanya Warta Dinas (WAD) nomor : OTR 177 tanggal 26 April 2020 kembali PT KAI memutuskan memperpanjang masa pembatalan ke 48 perjalanan KA mulai 29 April 2020 hingga 31 Mei 2020.

Ada 40 perjalanan KA dari Daop lain, dan 8 perjalanan KA dari Daop 7 Madiun yang dihentikan operasionalnya hingga akhir Mei 2020.

KA dari Daop 7 yang dihentikan yakni KA 127 (Anjasmoro) relasi Jombang-Pasarsenen, KA 128 (Anjasmoro) relasi Pasarsenen - Jombang, KA 109 (Singasari) relasi Blitar - Pasarsenen, KA 110 (Singasari) relasi Pasarsenen - Blitar. KA 117 (Brantas) relasi Blitar - Pasarsenen, KA 118 (Brantas) relasi Pasarsenen - Blitar, KA 293 (Kahuripan) relasi Blitar - Kiaracondong Bandung, dan KA 294 (Kahuripan) relasi Kiaracondong bandung - Blitar.

Ixfan menjelaskan, data pembatalan tiket yang diinput dari Rail Ticket Sistem (RTS) untuk jumlah penumpang membatalkan di Daop 7 Madiun mulai 1 - 27 April 2020 berjumlah 14.089 orang.

"Kami sampaikan mohon maaf kepada pelanggan setia kereta api atas tidak terselenggaranya angkutan KA. Pembatalan ini memang harus dilakukan oleh PT KAI guna menjalankan amanah dari pemerintah dan kebaikan bersama dalam rangkah pencegahan penyebaran Covid-19," jelasnya.

Ixfan menghimbau kepada pelanggan yang telah memiliki tiket pada jadwal masa pembatalan, segera melakukan pembatalan, biaya akan dikembalikan 100 persen.

"Kami berharap agar social distancing atau physical distancing tetap terjaga baiknya pembatalan tiket dilakukan menggunakan aplikasi KAI Acces," tambahnya

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved