Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Batu

24 Tenaga Kesehatan di Kota Batu Harus Karantina di Villa, Status Mereka PDP

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan karantina dilakukan karena tenaga kesehatan melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19 kedua di Batu

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
ILUSTRASI - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (tengah) didampingi Kapolres Batu dan Dandim 0818 Malang-Batu. 

SURYAMALANG.COM , BATU - Sebanyak 24 tenaga kesehatan di kota Batu harus menjalani karantina karena masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

Tenaga kesehatan berstatus PDP itu disebut menjalani isolasi di Villa Talitakum, Jalan Metro, Kecamatan Batu.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko  menyatakan karantina dilakukan karena tenaga kesehatan melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19 kedua di Kota Batu.

Pasien tersebut berasal dari klaster Sukolilo yang juga merupakan tenaga medis.

"Untuk tenaga kesehatan karena hasil rapid test reaktif, belum tentu nantinya positif Covid-19. Tapi semua tenaga kesehatan itu harus diisolasi," ujar Dewanti.

Ia menerangkan untuk rincian tenaga medis yang masuk dalam kategori PDP meliputi sembilan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Batu.

Kemudian 15 tenaga kesehatan dari RS Karsa Husada.

"Semua harus diisolasi. Mereka semua sudah di swab, tapi masih menunggu hasilnya," imbuh Dewanti yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu.

Sementara itu, pasien kedua positif Covid-19 Kota Batu berdasarkan keterangan terbaru dari Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, M Chori masih dalam masa perawatan dan hasil swab ketiga kalinya masih positif.

Sementara pasien ketiga yang masuk kategori lansia hasil swab yang terakhir kalinya menunjukkan keterangan negatif.

Sedangkan pasien positif Covid-19 keempat, berdasarkan hasil pelacakan tim, diketahui bahwa pasien keempat ini memiliki riwayat perjaanan pergi-pulang dari Batu ke Karangploso.

Ia memiliki anak yang berada di Karangploso. Anggota keluarga yang di Batu menjalani rapid test pada Kamis (7/5/2020).

Sedangkan anggota keluarga yang di Karangploso menjalani rapid test yang dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Malang.

Pada Kamis (7/5/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Batu terus bertambah.

Sementara orang dalam risiko (ODR) total akumulatifnya sebanyak 2006 terdiri atas 787 dalam pemantauan dan 1219 selesai pemantauan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved