Selasa, 14 April 2026

Virus Corona di Malang

Ditekan Harga Emas, Kota Malang Diprediksi Inflasi pada Mei 2020

Kota Malang diprediksi akan mengalami inflasi pada Mei 2020. Meski, besarannya masih terkendali.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kota Malang diprediksi akan mengalami inflasi pada Mei 2020. Meski, besarannya masih terkendali.

Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, Azka Subhan mengatakan penyebab inflasi adalah ketidakpastian global akibat pandemi Covid-19.

Ketidakpastian itu berdampak pada melonjaknya harga emas yang ditransmisikan melalui harga emas perhiasan domestik.

"Memang kami lihat salah satu faktornya adalah ketidakpastian global akibat pandemi. Sehingga mungkin saja Mei ini Kota Malang akan mengalami inflasi," ucap Azka, Kamis (7/5/2020).

Menurut Azka, naiknya harga emas disebabkan oleh perilaku investor yang memilih emas sebagai safe heaven daripada bentuk investasi lainnya.

Meski, katanya, pola konsumsi masyarakat yang berubah akan menahan laju inflasi.

"Apalagi harga minyak dunia yang turun juga akan menghambat inflasi," katanya.

Azka optimistis target inflasi Kota Malang berada di rentang 3,0+1 dapat dicapai.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengintervensi pasar melibatkan Bulog dan Satgas Pangan.

"Selain itu kami juga berusaha menstabilkan harga dan stok," ucap dia.

Sebagai informasi, Kota Malang mengalami deflasi dua bulan berturut pada bulan Maret dan April 2020.

Besarannya masing-masing adalah 0,42 persen dan 0,12 persen.

Deflasi itu didorong oleh turunnya harga sejumlah kebutuhan pokok karena konsumsi masyarakat berkurang.

Meski demikian, terdapat beberapa bahan pokok yang harganya melambung seperti gula dan bawang merah. Selain itu, juga melonjaknya harga emas.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved