Breaking News:

Bawaslu Jatim: KPU Harus Siapkan Regulasi Kampanye Lewat Media Jika Wabah Covid-19 Belum Tuntas

Bawaslu mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiapkan sejumlah regulasi yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini

Tribun Batam
Logo Bawaslu. Bawaslu Kabupaten Malang memilih memberhentikan sementara seluruh panitia ad hoc sejak 1 April 2020. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mulai menyusun program kerja apabila tahapan pilkada 2020 kembali dilanjutkan.

Secara khusus, Bawaslu mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiapkan sejumlah regulasi yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini, utamanya dalam hal kampanye.

Komisioner Bawaslu Jawa Timur, Aang Kunaifi menjelaskan bahwa pelaksanakan tahapan di tengah situasi darurat covid-19 bukanlah tanpa risiko.

"Perlu adanya evaluasi bersama antara KPU dan Bawaslu sehingga pelaksanaan tahapan sesuai dengan yang prosedur pencegahan covid-19 yang ditetapkan WHO (organisasi kesehatan dunia) dan pemerintah pusat," kata Aang kepada SURYAMALANG.COM ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (8/5/2020).

Satu di antara regulasi yang harus diatur detail oleh KPU adalah pelaksanaan kampanye.

"Perlu detail yang jelas, bagaimana melaksanakan kampanye di tengah pandemi seperti ini?," kata Aang.

Situasi pandemi saat ini tidak memungkinkan pengumpulan masa dalam jumlah besar.

Mengingat bukan hanya bagi peserta dan penyelenggara, namun juga untuk masyarakat sendiri dinilai cukup berisiko.

Sehingga, apabila kemungkinan pengerahan massa tak bisa dilakukan maka metode kampanye seharusnya diubah.

Di antaranya, dengan menggunakan media, baik media konvensional maupun media sosial.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved