PSBB Malang Raya
UPDATE PSBB Malang Raya Hari Ini 8 Mei 2020: Sedang Dibahas Gubernur & Poin-poin Dasar Bisa Diterima
UPDATE PSBB Malang Raya hari ini 8 Mei 2020: sedang dibahas Gubernur Jawa Timur dan poin-poin dasar bisa diterima
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Sanusi percaya diri bisa menekan angka perkembangan penularan Covid-19.
Caranya lewat optimalisasi penanganan medis guna menyembuhkan seluruh pasien positif virus corona di wilayahnya.
Salah satu wacana yang akan direalisasikan adalah alih fungsi Rusunawa ASN menjadi Rumah Sakit Khusus Pasien Covid-19.
"Kami berfokus penyelamatan masyarakat dari wabah virus, kami rawat semua yang positif di rumah sakit khusus," ungkap Sanusi.
Sanusi memastikan apapun keputusan yang ia tetapkan terkait penanggulangan Covid-19, adalah demi keselamatan masyarakat.
"Physical distancing demi ebaikan masyarakat Kabupaten Malang. Kami berharap semua warga selamat dari wabah virus corona," tuturnya sembari menyalakan mesin motor sport yang ia kendarai sore itu.
6. Sanusi Jamin Biaya Kesembuhan Pasien Covid-19
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menegaskan pemerintahan yang ia pimpin sanggup membiayai berapapun biaya penyembuhan pasien Covid-19.
Ketika ditanya berapa anggaran yang disanggupi Pemkab Malang guna keperluan penyembuhan pasien corona, Sanusi menyatakan jumlah anggaran tidak terbatas.
"Tak terbatas. Berapapun kita siapi, karena kita ingin masyarakat tak terbebani dengan adanya wabah Covid-19," ujar Sanusi ketika ditemui di Pasar Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Kamis (7/5/2020).
7. Hasil Rapid Test Ratusan Santri Ponpes An Nuriyah Malang
Sementara itu, di tengah wacana PSBB Malang Raya yang masih belum jelas, Satgas Covid-19 terus melakukan repid test.
Sebanyak 350 santri dan ustaz di Pondok Pesantren An Nuriyah, Kota Malang di-rapid test oleh Satgas Covid-19 Nahdlatul Ulama. Hasilnya, tidak ada yang reaktif SARS-CoV-2.
Ketua Satgas Covid-19 NU, Syifa Mustika, menerangkan rapid test terhadap santri itu dalam rangka pencegahan penyebaran corona di lingkungan pesantren. Apalagi, para santri akan pulang ke daerahnya masing-masing.
“Santri dari Ponpes yang mau pulang kami bantu periksa kesehatannya. Kami juga berikan surat keterangan sehat sekaligus agar mereka bisa pulang ke rumah masing-masing,” ucap Syifa, Kamis (7/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gubernur-jawa-timur-dan-ilustrasi-jalan-raya.jpg)