Breaking News:

Virus Corona di Malang

Solusi Bagi Pedagang Sayur, Pemkab Malang Memborong dan Tengkulak Surabaya Dibebaskan Masuk Malang

Sanusi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sudah bersepakat akan melonggarkan aturan PSBB di Surabaya khusus untuk tengkulak sayur.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Pedagang sayur di Pasar Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang merugi karena sepinya pembeli akibat Covid-19. Tapi Pemkab Malang an Pemprov Jatim kini telah memberi solusi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang memutuskan untuk memborong sayur dari pedagang di Pasar Sayur Kecamatan Pakis.

Sebelumnya, aksi pedagang sayur yang membuang dagangan tidak laku ke sungai viral di media sosial.

“Sementara yang masih kami data ada 100 orang. Kami beli masing-masing Rp 100 ribu,” ujar Sanusi, Sabtu (16/5/2020).

Dia menjelaskan sayur yang dibeli dari pedagang digunakan untuk memasak di dapur umum milik Kostrad, Dinas Sosial maupun Kepanjen.

Selain itu, sayur tersebut juga dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

“Sekarang sudah ada solusi untuk itu,” katanya.

Sanusi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sudah bersepakat akan melonggarkan aturan PSBB di Surabaya khusus untuk tengkulak sayur.

Sebab sejak pandemi Covid-19, mayoritas tengkulak asal Surabaya mengurangi jadwal membeli sayur karena aturan perbatasan yang ketat dan sepinya pasar.

“Tengkulak yang tidak bisa mengambil untuk bahan pokok akan dilepas agar bisa mengambil sayur-sayur di Malang dan Batu,” tutup dia.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved