Ramadhan 2020
Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Jakarta Senin 18 Mei 2020 & Video Tausiyah Berkah Dr Zainuddin
Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Jakarta Senin 18 Mei 2020 & Video Tausiyah Berkah Dr Zainuddin serta tata cara solat lailatul qadar
Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Simak jadwal buka puasa Malang, Surabaya dan Jakarta Hari ini Senin 18 Mei 2020, atau 25 Ramadhan 1441 H.
Informasi jadwal buka puasa ini berasal dari Jadwal Imsakiyah yang memuat waktu shalat 5 waktu secara keseluruhan.
Jadwal Imsakiyah ini bersumber dari rilis yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama sejak Awal Ramadhan yang lalu.
Kemudian sebagai informasi waktu berbuka puasa bagi umat islam adalah saat terbenamnya matahari atau adzan magrhrib.
Setiap waktu berbuka puasa di berbagai daerah terdapat perbedaan karena letak geografisnya, Oleh sebab itu simak jadwal buka puasa Malang, Surabaya dan Jakarta.
Berikut jadwal buka puasa di Malang, Surabaya dan Jakarta
Maghrib: 17:21
Isya': 18:34
Maghrib: 17:22
Isya': 18:34
- jadwal buka puasa Jakarta
Maghrib: 17:47
Isya': 18:59
Tausiyah Berkah Ramadhan oleh Ustadz Dr Zainuddin Hakikat Lailatul Qadar
Menurut Ustadz Dr Zainuddin hakikat malam lailatul qadar adalah malam yang sangat istimewa hanya turun saat bulan Ramadhan.
Malam Qadar adalah malam yang dimuliakan oleh Allah SWT yang tidak dilepas dari waktu Nuzulul Quran atau pertama turun ayat Al Quran.
Waktu Malam lailatul qadar datang di sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan atau diantara waktu saat ini 25 Ramadhan 1441 H.
Adapun tanda-tanda malam lailatul qadar diantaranya adalah
- Matahari tidak bersinar dengan terik pada siang harinya dan udara terasa sejuk
- Angin berhembus pelan dan membawa kesejukan pada umat manusia
- Tidak ada hujan pada malam tersebut
- Suasana malam sangat hening bahkan tidak ada anjing yang menggonggong atau binatang yang bersuara
- Udara malam terasa sejuk tidak panas maupun dingin.
Saat Malam Lailatul Qadar diharapkan banyak amalan sunnah mulai dzikir, membaca al Quran dan Sholat Lailatul Qadar, serta meminta ampunan kepada Allah SWT.
Tata Cara Melaksanakan Shalat lailatul qadar
1. Membaca niat
Adapun niat shalat lailatul qadar adalah sebagai berikut
“Ushalli Sunnata lailatil Qadri Arba’arakaatin Lillahi Ta’aalaa”
2. Takbiratul ikhram
Sama seperti shalat lainnya, shalat lailatul qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikram dengan membaca kalimat takbir yaitu
“”Alloohhu Akbar”
3. Membaca surat Al fatihan dan surat pendek
Membaca Alfatihan pada rakaat 1 hingga rakaat keempat dan kemudian membaca surat At Takasur, Al Qadr, al ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya.
4. Tidak ada tahiyat Awal
Sedikit berbeda dengan pelaksanaan shalat wajib yang memiliki jumlah rakaat yang sama yakni empat rakaat, pada shalat lailatul qadar jika telah sampai pada rakaat kedua maka tidak perlu duduk tahiyat melainkan langsung bangun dan melanjutkan rakaat ketiga.
5. Tahiyat akhir pada rakaat keempat
Saat sampai pada rakaat keempat maka duduklah dan bacalah doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada shalat wajib. Setelah selesai membaca doa tahiyat akhir maka yang selanjutnya adalah melakukan salam.
6. Berzikir dan membaca doa
Setelah selesai melaksanakan shalat lailatul qadar dan menyempurnakan rakaatnya maka berzikir (baca keutamaan berdzikir) dan berdoalah kepada Allah dengan memohon ampun dan ridho dari Allah SWT. (baca juga doa puasa ramadhan)
Keutamaan Shalat Lailatul Qadar dan Tahajud
Seperti halnya ibadah lainnya, shalat lailatul qadar juga sarat akan keutamaan dan fadhilah. Orang yang melaksanakan shalat lailatul qadar akan mendapatkan beberapa keistimewaan atau keutamaan, diantaranya adalah sebagai beriukut :
1. Mendapatkan berkah dari Allah SWT
Orang yang beribadah di malam lailatul qadar dan melaksanakan shalat lailatul qadar maka ia akan mendapatkan berkah dari Allah SWT. Sebagaimana firman allah SWt dalam surat Ad Dukhon berikut ini
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3)
2. Diampuni dosa-dosanya
Siapapun diantara umat islam yang melaksanakan shalat lailatul qadar di malam yang mulia tersebut dan ia memohon ampun kepada Allah SWT maka akan diampuni dosanya sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhari berikut
“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)
3. Dilimpahkan pahala
Shalat lailatul qadar yang dilaksanakan pada malam bulan ramadhan terutama di sepuluh malam terakhir akan medapatkan pahala dari Allah SWT apalagi jika benar malam dilakukannya shalat adalah malam lailatul qadar, maka ia akan dilimpahi pahala yang sangat melimpah dari Allah SWT.
Shalat lailatul khadar dapat dilaksanakan setiap malam bulan ramadhan dan shalat tersebut memiliki keutamaan-keutamaan yang seharusnya tidak dilewatkan oleh umat muslim.
Selain melaksanakan puasa ramadhan di bulan ramadhan, ada baiknya jika kita menambah ibadah seperti membaca Alqur’an (baca manfaat membaca Alqur’an)dan lainnya.