PPDB Kota Malang

Pengumuman Seleksi PPDB Dianulir, MCW Nilai Dinas Pendidikan Kota Malang Plin-plan

Malang Corruption Watch (MCW) menilai Dinas Pendidikan Kota Malang tidak serius dan plin-plan dalam menangani PPDB tahun ajaran 2020/2021

SURYAMALANG.COM, MALANG - Malang Corruption Watch (MCW) menilai Dinas Pendidikan Kota Malang tidak serius dan plin-plan dalam menangani Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

Pernyataan ini menyusul pembatalan pengumuman seleksi yang sudah terbit pada 18 Mei 2020.

"Tidak boleh pendidikan dan kebudayaan inkonsistensi dengan keputusan yang mereka buat, seharusnya harus dimatangkan terlebih dahulu sebelum disampaikan ke publik," kata Nursasi Atha, Koordinator Badan Pekerja Malang Corruption Watch dalam keterangan resmi yang diterima SURYAMALANG.COM, Rabu (20/5/2020).

Menurutnya, Dinas Pendidikan harus membangun komunikasi yang konsisten, jelas dan tidak berubah-ubah.

Sebab prasyarat utama kebijakan adalah konsistensi serta kejelasan.

"Apabila dua hal belum dijalankan itu akan memperlihatkan bahwa pengelolaan PPDb masih kelola dengan buruk," katanya.

Nursasi menambahkan aturan dalam Permendikbud 44 tahun 2019 dan Peraturan Wali Kota Malang tentang pelaksaaan PPDB cukup jelas untuk memandu Dinas Pendidikan.

Sehingga seharusnya lanjut dia, kegaduhan yang timbul seperti saat ini tidak perlu terjadi.

"Hasil seleksi PPDB Tahun 2020 yang berubah-ubah, hal itu kemudian membingungkan calon wali murid," terangnya.

Sebagai informasi, Dinas Pendidikan Kota Malang telah menerbitkan pengumuman seleksi PPDB tahun ajaran 2020/2021 pada 18 Mei 2020.

Namun, pengumuman tersebut dianulir dan dianggap tidak sah.

Dinas Pendidikan Kota Malang kemudian memberitahukan bahwa pengumuman yang sah dilakukan pada 20 Mei 2020.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved