Breaking News:

Lebaran 2020 di Malang

Poin-poin Penting dalam Surat MUI Kabupaten Malang Terkait Takbir Keliling dan Salat Idul Fitri

MUI Kabupaten Malang mengeluarkan imbauan terkait Salat Idul Fitri dalam situasi pandemi Covid-19.

@suryamalangcom

SURYAMALANG.COM, MALANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang mengeluarkan imbauan terkait Salat Idul Fitri dalam situasi pandemi Covid-19.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran MUI Kabupaten Malang nomor 13/SP/MUI-KAB.MLG/V/2020 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H di masa Pemberlakuan PSBB di Kabupaten Malang.

"Mengimbau dengan sangat agar pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 H dilaksanakan di rumah masing masing," tulis surat yang ditandatangani Sekretaris MUI Kabupaten Malang, Muhajir.

Muhajir menerangkan warga desa atau kelurahan yang terkonfirmasi memiliki warga terjangkit Covid-19 harus melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Tapi, MUI tidak melarang bila masyarakat Salat Idul Fitri berjamaah di masjid, musala, atau tanah lapang.

"Khusus daerah yang ada kasus terkonfirmasi Covid-19, pelaksanaan Salat Idul Fitri harus di rumah," ujar Muhajir.

Pihak yang menggelar Salat Idul Fitri di masjid harus menjalankan kebijakan protokol kesehatan.

Aturan protokol kesehatan tersebut mewajibakan jamaah memakai masker, menjaga jarak aman mininal 1 meter, membawa sajadah pribadi, tidak salaman, dan mencuci tangan pakai sabun menggunakan air mengalir.

"Jamaah yang sakit atau suhu tubuhnya 38°Celcius ke atas, tidak boleh mengikuti kegiatan ibadah berjamaah," tegas Muhajir.

MUI Kabupaten Malang minta panitia pelaksana Salat Idul Fitri memperpendek bacaan surah dan khotbah.

"Kami minta agar takbir keliling ditiadakan," imbau Muhajir.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved