PSBB Malang Raya

Pelanggaran PSBB Malang Raya Banyak Ditemui di Pasar Gadang dan Pasar Besar

Pasar Gadang dan Pasar Besar menjadi dua pasar yang paling banyak ditemui pelanggaran selama PSBB Malang Raya berlangsung

rifky edgar/suryamalang.com
Suasana transaksi jual beli yang berada di dalam Pasar Besar Kota Malang saat penerapan PSBB Malang Raya berlangsung. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kurang dari tiga hari lagi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Malang Raya di Kota Malang segera berakhir. Wali Kota Malang, Sutiaji telah menyampaikan bahwa Kota Malang tidak akan menambah lagi periode PSBB.

Meski demikian, evaluasi demi evaluasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang. Tak terkecuali penerapan PSBB di dalam pasar tradisional seperti aturan ganjil genap yang kini telah dijalankan.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Pasar Gadang dan Pasar Besar menjadi dua pasar yang paling banyak ditemui pelanggaran selama PSBB Malang Raya berlangsung.

Pelanggarannya pun cukup bervariasi, mulai dari tidak patuhnya pedagang dengan aturan ganjil genap, hingga banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker ataupun protokol Covid-19.

Kepala Diskoperindag Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, bahwa aturan ganjil genap hanya berlaku beberapa hari saja di kedua pasar tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai abai hingga suasana kembali crowded atau ramai.

"Ya rata-rata seperti itu, yang kerumunannya banyak ya di Pasar Besar dan Pasar Gadang. Di awal memang dia sudah mematuhi, tapi seiring berjalannya waktu susah juga diatur. Tapi kita maksimalkan untuk protokol kesehatannya," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (27/5).

Hal tersebut kata Wahyu sedikit berbeda dengan pasar-pasar tradisional yang telah direvitalisasi di Kota Malang.

Seperti di Pasar Bunul dan Pasar Klojen, penerapan ganjil genap di kedua pasar tersebut telah berjalan secara efektif.

Meski ada beberapa pelanggaran, kata dia pedagang di sana banyak yang mematuhi dan juga masyarakatnya telah menjalankan sesuai protokol Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved