Virus Corona di Madiun

815 Karyawan Pabrik Rokok Di Madiun Jalani Rapid Test Covid 19 Massal, Gara-Gara 1 Karyawan Positif

Rapid tes massal tersebut dilakukan setelah seorang karyawan pabrik rokok yang berada di Desa Tiron Kecamatan Madiun itu dinyatakan positif terpapar v

SURYAMALANG.COM/Rahardian Bagus Priambodo
Ratusan karyawan pabrik rokok PT DMA mengikuti rapid test yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. (Foto : humas kab.madiun) 

SURYAMALANG.COM, MADIUN -Tim Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Pemkab Madiun melakukan rapid test massal terhadap 815 karyawan Pabrik rokok.

Rapid tes massal tersebut dilakukan setelah seorang karyawan pabrik rokok yang berada di Desa Tiron Kecamatan Madiun itu dinyatakan positif terpapar virus Corona.

Karyawan pabrik berjenis kelamin perempuan berusia 37 tahun ini merupakan warga Kota Madiun.

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Sulis, pelaksanaan rapid test ini merupakan deteksi dini terhadap karyawan. Rapid test digelar selama dua hari, Rabu (27/5/2020) sore dan Kamis (28/5) pagi.

Ia mengatakan, Pemkab Madiun menyiapkan 30 petugas kesehatan untuk mengambil sampel darah para karyawan. Sulis mengaku belum mengetahui, dari mana pasien positif Corona tersebut tertular.

Secara administrasi dan domisili fisik, pasien tersebut merupakan penduduk Kota Madiun meski sehari-hari bekerja di wilayah Kabupaten Madiun.

"Khawatirnya ada penyebaran virus, sehingga menjadi tanggung jawab kami untuk melakukan rapid test ini," kata Sulis, Kamis (28/5/2020).

Sulis menambahkan, dari hasil rapid tes, sebanyak 815 karyawan yang mengikuti tes dinyatakan non reaktif atau negatif.

Meski demikian, rencananya akan dilakukan rapid test yang kedua guna memastikan para karyawan tersebut tidak terpapar virus Corona.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved