Virus Corona di Jatim

RS Rujukan Covid-19 Jatim Bisa Rujuk Pasien yang Sudah Membaik ke RS Darurat yang Baru Isi 17 Pasien

Dari total jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim, Surabaya menjadi penyumbang terbanyak dengan akumulasi mencapai 2633 kasus Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
Petugas TNI AD berjaga di Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang dibangun di Kompleks Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya, Kamis (28/5/2020). Rumah sakit lapangan yang mempunyai daya tampung 200 orang, dan bisa dimaksimalkan sampai 500 orang itu kini sudah beroperasi dan merawat pasien Covid-19. Fasilitas dan perlengkapan RS Lapangan ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah Pusat 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi mengakui jika ketersediaan ruang isolasi untuk merawat pasien Covid-19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RS rujukan sangat sedikit.

Terlebih lagi di Kota Surabaya yang kasusnya terus meningkat secara signifikan setiap harinya.

"Di Surabaya memang kasusnya begitu besar antara rumah sakit yang tersedia dengan jumlah PDP dan konfrim itu tidak cukup lagi," kata Joni, Senin (1/6/2020).

Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 Per 1 Juni 2020 bertambah 95 pasien sehingga total di Jawa Timur ada 4920 kasus. Dari jumlah tersebut yang masih menjalani perawatan hingga saat ini berjumlah 3.775 pasien

Sedangkan total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 6.687 pasien, dan yang masih diawasi ada 3.202 pasien.

Dari total jumlah pasien positif Covid-19, Surabaya menjadi penyumbang terbanyak dengan akumulasi mencapai 2633 kasus Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Joni menjelaskan tidak semua pasien positif Covid-19 dan PDP harus dirawat di RS rujukan atau di ruang isolasi.

"Di pedoman tata laksana Covid-19 Kemenkes, kalau gejalanya ringan bisa isolasi di rumah dengan monitor ketat oleh Nakes. Kalau (gejala klinisnya) sedang baru ke rumah sakit," lanjut Joni.

Joni juga menjelaskan, saat ini Pemprov Jatim telah menyiapkan RS Darurat di Jalan Indrapura, Surabaya khusus untuk pasien kasus Covid-19 dengan gejala klinis ringan yang tidak memungkinkan untuk isolasi di rumah, karena kondisi rumah yang terlalu kecil atau faktor lainnya.

"Untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan, kita juga menghubungi agar yang gejala klinisnya ringan atau sudah membaik bisa direfer (rujuk) ke RS Darurat," kata Joni.

Dengan begitu, RS rujukan bisa difokuskan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala klinis yang berat.

(Sofyan Arif Candra)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved