Virus Corona di Batu

Target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kota Batu Menyesuaikan Diri Saat Pandemi Covid-19

Pengukuran dan Pemetaan Bidang Tanah ditargetka 10 ribu bidang tanah dan selesai pada 2020.Namun akibat pandemi Covid-19, target hanya 3000 bidang

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Batu mengalami penyesuaian selama pandemi Covid-19.

Baik untuk pengukuran dan pemetaan bidang tanah, serta Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT).

Pengukuran dan Pemetaan Bidang Tanah ditargetka 10 ribu bidang tanah dan selesai pada 2020.

Namun akibat pandemi Covid-19, target hanya 3000 bidang tanah saja. Kemudian untuk SHAT semula 8.500 menjadi 2.555.

Kasi Infrastruktur Pertanahan BPN Kota Batu, Budiyono mengatakan, penyesuaian target tersebut akibat pandemi Covid-19. Ada pergeseran anggaran dari pemerintah pusat.

"Tahun ini sebenarnya target pemetaan bidang tanah ada 10 ribu, akibat Covid-19 disesuaikan menjadi 3000 bidang tanah dan terbagi menjadi dua desa yakni Giripurno dan Mojorejo," ujar Bidiyono.

Ia menguraikan, untuk Desa Giripurno ada sebayak 2.000 bidang tanah yang dilakukan pemetaan dan pengukuruan.

Kemudian Mojorejo seanyak 1.000 bidang tanah. Sementara untuk sertipikat SHAT yang semula 8.500 menjadi 2.555 dengan rincian Desa Giripurno 1.555 sertifikat. Ada 46 yang sudah terbit.

“Kemudian Desa Mojorejo sebanyak 1.000 sertifikt dengan yang terbit 61 sertifikat," terangnya.

Sertifikat tanah yang telah diterbitkan belum bisa didistribusikan akibat pandemi Covid-19 yang melarangan masyarakat berkerumun.

Apalagi untuk Desa Giripurno saat ini dilakukan karantina lokal pada tiga dusun.

“Sehingga hal tersebut juga membuat proses pengukuran dan pemetaan lahan tertunda," terangnya.

Data BPN Kota Batu, keseluruhan lahan di Kota Batu berjumlah 90.225 bidang.

Dengan 42.482 bidang atau 47 persen telah terdaftar. Sedangkan yang belum terdaftar sebanyak 47.773 bidang atau 53 persen dari total bidang tanah.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved