Virus Corona di Malang
Temukan 6 Remaja Reaktif Rapid Test Saat Sidak Malam, Wali Kota Malang Ingatkan Protokol Kesehatan
Walikota Malang, Sutiaji mengatakan bahwa keenam orang yang hasil rapid testnya reaktif tersebut, seluruhnya merupakan warga Kota Malang.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Forkopimda Kota Malang kembali melakukan sidak di tempat tongkrongan anak muda, Kamis (4/6/2020).
Selain menjalani sidak, Forkopimda melakukan rapid test di tempat.
Dari 86 orang yang dilakukan rapid test, enam orang diketahui hasil rapid testnya reaktif.
Walikota Malang, Sutiaji mengatakan bahwa keenam orang yang hasil rapid testnya reaktif tersebut, seluruhnya merupakan warga Kota Malang.
"Nanti mereka yang reaktif akan kami pantau. Dan segera akan dilakukan test swab bagi mereka yang hasilnya reaktif tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM).
Namun sebelum dilakukan swab test, dirinya meminta agar keenam orang reaktif dilakukan isolasi diri dan terapi pemberian minuman rempah rempah.
"Sebelum jalani swab test, akan kami terapi minuman rempah rempah dulu. Agar imunitas tubuhnya meningkat. Sehingga diharapkan virus atau bakteri yang ada di tubuhnya tidak ada. Dan membuat hasil swab testnya menjadi tidak positif," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengingatkan masyarakat agar terus selalu patuhi protokol kesehatan Covid 19.
"Physical distancing dan selalu gunakan masker, itu sangat penting. Kalau dulu sebelum Covid 19, tempat seperti warung kopi atau kafe terlihat ramai maka akan berdatangan semua kesana. Tapi setelah adanya Covid 19 ini, maka harus menghindari tempat seperti itu. Karena tak menutup kemungkinan tempat tersebut bisa menjadi penyebaran virus Covid 19," bebernya.
Dirinya berharap agar masyarakat sadar akan arti makna New Normal Life.
"New Normal Life bukan kegiatan normal seolah olah seperti tidak ada Covid 19. Tetapi New Normal Life adalah kegiatan atau aktivitas sehari hari dengan tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid 19," tandasnya.