Virus Corona di Jember
UPDATE Virus Corona di Jember 14 Juni 2020, 4 Pasien Sembuh, Total 16 Orang Sembuh Covid-19
Sebanyak 16 orang pasien terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Jember dinyatakan sembuh
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | JEMBER - Sebanyak 16 orang pasien terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Jember dinyatakan sembuh sampai dengan Minggu (14/6/2020). Jumlah total kasus terkonfirmasi positif corona di Jember mencapai 86 orang, dengan rincian 16 orang dinyatakan telah sembuh, 66 orang dirawat, dan empat orang meninggal dunia.
Pasien yang terbaru yang dinyatakan sembuh ada empat orang. Keempatnya adalah warga Desa Arjasa Kecamatan Sukowono, pasien kasus ke-31 dari Kecamatan Sumbersari, pasien kasus ke-43, dan pasien kasus ke-45.
Dari informasi yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, keempat orang tersebut merupakan pasien dengan tingkat kesembuhan cepat. Mereka dirawat antara 17 hari dan 18 hari di rumah sakit, sampai dinyatakan negatif dari Virus Corona.
Satu di antaranya adalah Sibawi alias H Isa (73) warga Desa Arjasa Kecamatan Sukowono.
Lelaki yang termasuk dalam Klaster Gowa tersebut dirawat selama 17 hari di rumah sakit.
Dia dipulangkan dari rumah sakit, Jumat (12/6/2020).
Selama 17 hari, dia menjalani perawatan di RSD dr Soebandi Jember.
Lelaki sepuh itu dirawat di rumah sakit sejak 26 Mei 2020.
Dia termasuk satu dari sejumlah warga terpapar Corona dalam KLaster Gowa yang ada di Jember.
Kepulangannya ke rumahnya mendapatkan sambutan dari pihak Muspika, dan keluarga.
Sibawi mengaku mendapatkan perawatan yang cukup baik dari dokter.
Menurutnya, penanganan terhadap dirinya juga maksimal.
Sebelum pulang, dia mengaku mendapatkan sejumlah arahan dan pesan dari dokter.
Dia mengaku bersyukur dinyatakan sembuh dari paparan Virus Corona.
Dia berpesan kepada warga Jember untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala sakit karena virus tersebut.
"Pengobatannya gratis. Saya berterimakasih kepada perawat di rumah sakit telah merawat saya. Saya tidak tahu apa sakit korona itu, tapi saya yakin sembuh. Itu keyakinan saya saat dirawat di rumah sakit,” ujar Sibawi dalam Bahasa Madura.
Optimisme itu yang membuat Sibawi ikhlas dalam menjalani perawatan.
Sementara itu, Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) yang khusus menangani Covid-19, dr Retna Dwi Puspitarini SpP, mengakui Sibawi menjadi salah satu yang sembuh dengan cepat.
“Alhamdulillah, Bapak Sibawi adalah salah satu kasus dengan kesembuhan cepat di Jember,” ujarnya.
Menurutnya, perawatan dilakukan dengan terapi medis, physicoterapi, dan motivasi kepada pasien, serta berjemur dan berolahraga.
“Semoga pasien korona yang sembuh lainnya dapat bertambah dengan banyak di Jember," imbuhnya.
Retna berpesan kepada para pasien yang sembuh untuk menjaga gizi dengan baik, isolasi mandiri selama 14 hari, menjaga kebersihan tangan, makan yang banyak, dan tetap semangat.
Sedangkan Camat Sukowono, R Herlambang W menyampaikan rasa syukur atas sembuhnya pasien Covid-19 yang merupakan warganya.
Lebih lanjut, ia pun berpesan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Sukowono, tidak perlu terlalu khawatir tetapi tetap harus waspada.
“Saya berharap, bisa diberitahukan dan memberikan informasi kepada warga untuk jaga jarak, jaga kebersihan dan menggunakan masker,” pungkasnya.