Berita Malang Hari Ini

Hanya Kuliah Daring, Amarah Resah UB Minta Rektor Beri Potongan UKT 50 Persen

Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Universitas Brawijaya (UB) menggelar aksi damai di kampusnya, Kamis (18/6/2020).

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Aksi damai yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Universitas Brawijaya yang menyuarakan agar pimpinan UB memberikan potongan UKT 50 persen bagi seluruh mahasiswa karena kuliah daring selama masa pandemi Covid-19, Kamis (18/6/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Puluhan mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Universitas Brawijaya (UB) menggelar aksi damai di kampusnya, Kamis (18/6/2020).

Tuntutan mereka adalah mahasiswa diberikan potongan UKT 50 persen untuk semua mahasiswa.

Sebab mereka menjalani kuliah daring karena dampak pandemi Covid-19.

Karena daring, maka mereka tidak merasakan fasilitas kampus.

Mereka memecah kesunyian kampus dengan longmarch dari dalam kampus ke pintu gerbang lewat bunderan UB ke JL Veteran.

Selanjutnya bergerak masuk kampus lagi ke gedung rektorat dan ditemui Wakil Rektor III UB Prof Dr Abdul Hakim MSi.

Mereka membawa spanduk antara lain UKT Jadi PPT, UB Lebih Kejam Dari Corona dll.

"Tolak UKT mahal. Kami ingin pengambil kebijakan mempunyai nurani. Ortu saya gajinya tinggal Rp 2 juta karena dipotong tapi harus membayar UKT," kata mahasiswa saat memberikan orasinya.

UB sebagai PTN terpandang di Kota Malang diharapkan mahasiswa membuat kebijakan.

Apalagi tidak ada subsidi internet yang layak. Sehingga mereka mempertanyakan apakah masih layak dibayar penuh?

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved