Efek Pandemi Corona Bikin Job Sepi, SPG Asal Surabaya Pilih Kerja Nakal untuk Makan dan Bayar Utang
Efek pandemi virus corona membuat seorang SPG asal Surabaya mengalami sepi job dan membuat diirnya nekat dan memilih kerja nakal.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM- Efek pandemi Virus Corona membuat seorang SPG asal Surabaya mengalami sepi job.
Akhirnya, SPG asal Surabaya ini nekat dan memilih kerja nakal demi memenuhi kebutuhan untuk makan dan bayar utang.
Akibatnya, kini sang SPG asal Surabaya ini harus mendekam di balik penjara akibat perbuatannya.

Sosok SPG asal Surabaya ini diketahui bernama Ratna Ayu Diah, berusia 24 tahun.
Ratna Ayu Diah tercatat sebagai warga Wonokromo Tengah V/12 Surabaya.
Desakan kebutuhan ekonomi, membuat Ratna nekat menggelapkan motor Honda Vario.
Motor bernopol L 6511 GU itu milik Lutfitri Agus Yulianto (38) warga Wonosari Kidul II Surabaya.
Awal mula kejadian itu, dilakukan saat Ratna meminta tolong kepada Agus untuk pinjam motor selama tujuh hari.
Kepada Agus, motor tersebut akan digunakan untuk melamar pekerjaan, karena motor milik tersangka rusak.
Tak ada kecurigaan, Agus yang berniat membantu Ratna memberikan motor tersebut berikut STNK-nya.
Setelah tujuh hari dari waktu pinjam, korban mencoba menghubungi tersangka.
Alih-alih diangkat, Ratna justru mematikan nomor ponselnya dan memilih tak menjawab pesan dan telepon korban.
"Dari situ korban curiga. Kemudian didatangi ke rumahnya."
"Ternyata juga menghindar. Karena motor tersebut tidak ada, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonokromo," kata Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto, Kamis (18/6/2020).

Setelah itu dilaporkan, Ratna pun dijemput paksa polisi di rumahnya tanpa perlawanan.